- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mewacanakan pengembangan jalur LRT Jakarta menuju kawasan PIK 2 hingga Bandara Soekarno-Hatta.
- Pembangunan jalur LRT ini bertujuan menyempurnakan konektivitas transportasi publik Jakarta melalui sistem loop yang saling terintegrasi sepenuhnya.
- Proyek pengembangan LRT ke arah utara dilakukan setelah penyelesaian jalur Velodrome menuju Manggarai pada Agustus mendatang.
SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka wacana pengembangan jalur LRT Jakarta hingga kawasan PIK 2 dan terkoneksi dengan Bandara Soekarno-Hatta.
Wacana itu disampaikan Pramono saat meresmikan area Klenteng Tian Fu Gong di kawasan PIK, Jakarta Utara.
Pramono menilai, sudah saatnya kawasan utara Jakarta mendapat dukungan transportasi publik yang lebih kuat. Apalagi, mobilitas masyarakat menuju kawasan PIK dan sekitarnya terus meningkat.
“Tadi saya bisik-bisik kepada CEO Agung Sedayu, mungkin sudah waktunya untuk dibuka LRT dari Velodrome sampai dengan tempat ini,” kata Pramono dalam rilis yang diterima, Kamis (21/5/2026).
Menurut Pramono, pengembangan LRT ke PIK 2 dapat menjadi bagian dari penyempurnaan jaringan transportasi massal Jakarta. Ia ingin sistem transportasi publik di Ibu Kota tersambung melalui konsep loop atau jalur yang saling terkoneksi.
Saat ini, kata Pramono, trase LRT Jakarta telah mendapatkan izin dari pemerintah pusat hingga Ancol. Namun, proyek yang sedang berjalan adalah sambungan dari Velodrome menuju Manggarai.
Jalur Velodrome-Manggarai memiliki panjang sekitar 12,2 kilometer. Jalur tersebut akan memiliki 11 stasiun dengan nilai investasi mencapai Rp11,5 triliun.
Pramono optimistis jalur tersebut dapat diresmikan pada Agustus mendatang. Setelah itu, pengembangan berikutnya akan diarahkan ke wilayah utara Jakarta.
“Kalau kemudian ini dilanjutkan dari Velodrome ke Jakarta Utara, Tanjung Priok, dari Tanjung Priok kemudian ke JIS, dari JIS ke Ancol, maka lajur lanjutan yang masih perlu dipersiapkan adalah sambungan dari Ancol menuju PIK 2 hingga terkoneksi ke Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Pramono.
Baca Juga: 7 Fakta Terbaru Pramugari Gadungan Batik Air, Terbongkar di Pesawat hingga Minta Maaf
Pramono menyebut, jika sambungan itu terealisasi, jaringan transportasi publik Jakarta akan semakin lengkap. Apalagi, integrasi transportasi massal Jakarta saat ini baru mencapai sekitar 93 persen.
“Kalau itu sudah bisa disambungkan, maka loop Jakarta ini transportasinya sudah tersambung ke keseluruhan. Sampai hari ini baru 93 persen,” ucapnya.
Wacana tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Salah seorang warga, Dimas, menilai rencana LRT ke PIK 2 bisa mengurangi ketergantungan masyarakat pada kendaraan pribadi.
“Kalau ada LRT, orang mungkin tidak perlu selalu bawa mobil ke PIK. Bisa lebih hemat waktu dan tidak pusing cari parkir,” ujar Dimas.
Warga lainnya, Ayu, menilai koneksi hingga Bandara Soekarno-Hatta akan memberi manfaat besar bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya.
“Kalau dari Jakarta bisa naik LRT sampai dekat bandara, itu membantu sekali. Apalagi buat orang yang sering bepergian atau kerja di kawasan bandara,” kata Ayu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
LRT Jakarta Diwacanakan Tembus PIK 2 dan Soetta, Solusi Ampuh Kurangi Mobil Pribadi?
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Nyaman untuk Persiapan Olahraga Libur Lebaran
-
8 Fakta Kasus Ahmad Bahar dan GRIB Jaya, dari Dugaan Penyanderaan hingga Berujung Damai
-
Mas Dhito Berangkatkan Jemaah Haji Kabupaten Kediri dari Kawasan Simpang Lima Gumul
-
Pemkab Kediri Usulkan Bangun 2 TPST, Mas Dhito Ingatkan Pentingnya Pengelolaan Sampah dari Hulu