Korban Penggusuran Proyek Tol Bandara Tak Punya Rumah Tidur di Gedung DPRD

Para korban gusuran itu dijanjikan kontrakan untuk rumah sementara.

Pebriansyah Ariefana
Rabu, 02 September 2020 | 13:05 WIB
Korban Penggusuran Proyek Tol Bandara Tak Punya Rumah Tidur di Gedung DPRD
Seorang warga menangis saat eksekusi lahan untuk pembangunan tol JORR 2 di Benda, Kota Tangerang, Banten, Selasa (1/9/2020). [ANTARA FOTO/Fauzan]

Khusus untuk ibu-ibu, bayi dan orang sakit yang terdampak proyek ini, Rani mengaku akan menyiapkan kontrakan khusus.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto menambahkan, berdasarkan hasil komunikasi lembaga eksekutif Pemerintah Kota Tangerang menawarkan 40 kamar di rumah susun Gebang Raya dan 35 Batujaya.

Selain pemerintah daerah, PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) juga berupaya memfasilitasi rumah tinggal sementara bagi warga tersebut.

“Tapi warga tidak mau dengan fasilitas itu karena dianggap tidak layak,” katanya.

Baca Juga:Tak Ada Rumah, Warga Korban Gusuran Tol JORR Numpang Tidur di Gedung DPRD

Sementara dari wakil rakyat, kata Turidi, DPRD Kota Tangerang akan memberikan fasilitas sebagai rumah tinggal sementara di gelanggang olahraga (GOR) dan kantor DPRD Kota Tangerang.

Selain itu, Turidi menambahkan warga akan tinggal di lima rumah tersisa atau belum digusur dari 27 rumah. Adapun alasan warga ingin tinggal di kantor DPRD Kota Tangerang karena ingin berjuang.

“Kalau di DPRD ini kami izinkan karena ini juga rumah rakyat,” pungkasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini