alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

GEGER Logo PDIP Jadi Sila Keempat Pancasila, Begini Faktanya

Pebriansyah Ariefana Rabu, 09 September 2020 | 11:29 WIB

GEGER Logo PDIP Jadi Sila Keempat Pancasila, Begini Faktanya
Tangkap layar logo PDIP jadi sila keempat di tayangan acara televisi lokal. (Twitter).

Ceritanya saat si presenter menjelaskan sila keempat Pancasila,

SuaraJakarta.id - Warga Surabaya dihebohkan dengan munculnya logo bandeng moncong putih PDI Perjuangan jadi sila keempat Pancasila. Kemunculannya itu di sebuah stasiun TV lokal Surabaya, Jawa Timur.

Logo PDIP jadi sila keempat Pancasila, ceritanya saat si presenter penjelasan sila keempat Pancasila.

Program tayangan pendidikan ini merupakan kerjasama antara televisi lokal SBO dengan Dinas Pendidikan Surabaya.

Dengan tayangan ini, siswa sekolah tetap bisa mendapatkan pendidikan walau hanya di rumah saja lantaran pandemi Covid-19.

Baca Juga: Viral Logo PDIP Jadi Sila Keempat, SBO TV: Tak Ada Maksud Tayangkan Partai

Saat dikonfirmasi bagaimana kesalahan logo tersebut bisa terjadi, produser Guruku SBO, Widi Kurniawan mengatakan bahwa ini murni kesalahan teknis.

"Tidak ada maksud tertentu yang dari partai A,B,C untuk ditayangkan," terang Widi.

"Guru-guru ini kan kita tahu kondisinya. Jadwalnya pontang-panting, masalah kesehatan juga, jadi yang bersangkutan (guru) ini kan jadwalnya pengganti saja," tambahnya.

Menurutnya SBO hanya memfasilitasi penayangan, sementara untuk materi disiapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya.

Sebuah acara salah satu televisi lokal di Surabaya menjadi viral di media sosial. Pasalnya, tayangan progam belajar daring itu menampilkan simbol Pancasila sila ke-4 bergambar lambang banteng milik logo PDI Perjuangan.

Baca Juga: Viral Sila Keempat Pancasila Digambarkan Logo Kepala Banteng PDIP

Dikutip Suara.com dari Batamnews.co.id, tayangan televisi yang viral itu berawal dari sebuah akun Twitter @chandra_ds mengunggah tulisan dan rekaman video di Twitter, Selasa (8/9/2020), pukul 12.09 WIB.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait