Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Fakta Lagi! Ada Cinta Segitiga di Balik Mutilasi Rinaldi di Kalibata City

Pebriansyah Ariefana | Muhammad Yasir Senin, 21 September 2020 | 14:07 WIB

Fakta Lagi! Ada Cinta Segitiga di Balik Mutilasi Rinaldi di Kalibata City
Pembunuh Rinaldi Harley Wismanu, mayat tewas dimutilasi. (Suara.com/Yasir)

Sang pembunuh sekaligus eksekutor, Djumadil Al Fajar alias DAF (26) ternyata sudah punya istri.

SuaraJakarta.id - Perlahan terkuak misteri dan kisah di balik pembunuhan sadis mutilasi Rinaldi Harley Wismanu (32) di sebuah apartemen di Pasar Baru, Jakarta Pusat. Ada cinta segitiga di balik cerita pembunuhan itu.

Sang pembunuh sekaligus eksekutor, Djumadil Al Fajar alias DAF (26) ternyata sudah punya istri. Tapi Fajar pacaran dengan perempuan lain, yang tak lain adalah partner pembuhannya, Laeli Atik Supriyatin alias LAS (27).

Mereka sepasang kekasih yang kumpul keboh di sebuah kost. Motif pembunuhan itu adalah ekonomi.

Mereka terdesak belum membayar kost dan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

Prosesi pemakaman Rinaldi Harley Wismanu di Sasono Loyo, Kapanewon Depok, Sleman, Senin (21/9/2020). (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)
Prosesi pemakaman Rinaldi Harley Wismanu di Sasono Loyo, Kapanewon Depok, Sleman, Senin (21/9/2020). (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

"DAF ini sebenarnya sudah memiliki keluarga tetapi sempat pecah dengan kehadiran LAS ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/9/2020).

Yusri menyebutkan bahwa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya selama tinggal bersama di kostan, mereka hanya mengandalkan penghasilan dari tersangka Atik.

Sedangkan, tersangka Fajar hanya lah seorang pengangguran yang bekerja serabutan menjadi tukang ojek.

Pembunuh Rinaldi Harley Wismanu, mayat tewas dimutilasi. (Suara.com/Yasir)
Pembunuh Rinaldi Harley Wismanu, mayat tewas dimutilasi. (Suara.com/Yasir)

"Karena yang bekerja itu adalah LAS sebenarnya. LAS sempat mengajar les untuk mahasiswa/i suatu perguruan, karena dia ahli dalam kimia ya," ungkap Yusri.

Singkat cerita, keduanya lantas berniat untuk melakukan pemerasan terhadap korban. Hingga akhirnya korban pun dibunuh dan dimutilasi serta dikuras habis hartanya.

"Dia mengakui juga sudah beberapa hari tidak makan sehingga timbul niatan untuk melakukan pemerasan. Awalnya adalah pemerasan pada korban-korban, kemudian mencari, yang terdekat adalah korban yang jadi korban mutilasi ini," beber Yusri.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait