facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Imbau Warga, Wagub Jabar: Kalau Enggak Penting Banget, Gak Usah ke Bandung!

Rizki Nurmansyah Senin, 21 September 2020 | 16:44 WIB

Imbau Warga, Wagub Jabar: Kalau Enggak Penting Banget, Gak Usah ke Bandung!
Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum menghadiri sosialisasi program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja (PKBR) di Wilayah Perbatasan yang digelar di Pondok Pesantren An Nasuha, Desa Kalimukti, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Selasa (29/10/19). (Humas Jabar/Dudi)

Saat ini Kota Bandung masih berbenah untuk menekan angka sebaran Covid-19.

SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengimbau seluruh warga tidak pergi ke Bandung. Imbauan ini termasuk untuk warga DKI Jakarta.

Wagub Jabar mengingatkan hal ini agar virus Corona tak semakin menyebar. Namun demikian, Uu menegaskan bahwa pihaknya hanya bisa mengimbau.

Imbauan ini bukanlah larangan bagi warga untuk ke Kota Bandung. Termasuk bagi warga DKI yang saat ini menjalani Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Kami tidak bisa melarang, kami hanya mengimbau saja. Bukan berarti datang ke sini (Kota Bandung) akan dikasih sanksi dan dikembalikan," tegas Wagub Jabar dalam konferensi pers di Mapolda Jabar yang disiarkan secara daring, Senin (21/9/2020).

Baca Juga: Pemkot Bandung Ancam Tutup Jalan Dipatiukur

"Kalau enggak penting banget ke Bandung, ya enggak usah lah," lanjutnya dikutip dari Ayo Bandung—jaringan Suara.com.

"Jangan sampai akhir pekan macet hanya untuk kulineran. Jaga diri itu lebih utama," Wagub Jabar menambahkan.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum  memberikan keterangan di Markas Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (21/9/2020). [Cesar Yudistira/Suarajabar.id]
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum memberikan keterangan di Markas Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (21/9/2020). [Cesar Yudistira/Suarajabar.id]

Dia meminta agar warga dapat saling memahami kondisi daerahnya masing-masing.

Setiap kepala daerah, kata Uu, memiliki tanggung jawab terhadap kondisi kesehatan masyarakatnya.

"Tolong saling hargai, saling memahami. Pemerintah punya tanggung jawab terhadap masyarakat khususnya tentang kesehatan. Gubernur DKI pun punya tanggung jawab. Masyarakat harus saling memahami dan hargai sikap kami sebagai pemerintah," ungkapnya.

Wagub memaparkan bahwa saat ini daerah di Jabar yang mengalami peningkatan penyebaran Covid-19 adalah daerah yang mobilitas masyarakatnya tinggi.

Baca Juga: Hasil Uji Klinis Vaksin Covid-19 dari Sinovac di Bandung Diumumkan Oktober

Karena itu, diharapkan masyarakat dapat lebih dasar terhadap penerapan protokol kesehatan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait