Ratusan Santri Ponpes Tahfidz Insan Pratama Tangerang Reaktif COVID-19

Ada 523 santri yang dilakukan rapid test massal.

Pebriansyah Ariefana
Selasa, 13 Oktober 2020 | 10:00 WIB
Ratusan Santri Ponpes Tahfidz Insan Pratama Tangerang Reaktif COVID-19
Santri dari Pondok Pesantren atau Ponpes Tahfidz Insan Pratama, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang (Suara.com/Tion)

SuaraJakarta.id - Sebanyak 164 santri dari Pondok Pesantren atau Ponpes Tahfidz Insan Pratama, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang reaktif virus corona. Mereka akan menjalani test swab.

Mereka ketahuan reaktif virus corona setelah melakukan pemeriksaan rapid test massal, oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, kemarin.

Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Hendra Tarmidzi membenarkan hal itu saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (13/10/2020).

Hendra menuturkan, ada 523 santri yang dilakukan rapid test massal, kemarin. Hasilnya, kata dia, 164 santri menunjukkan reaktif COVID-19.

Baca Juga:Positif Corona, 18 Santri di Bintan Isolasi Mandiri di Pesantren

Ilustrasi rapid test Covid-19. [Foto: Ayobandung.com]
Ilustrasi rapid test Covid-19. [Foto: Ayobandung.com]

"Iya ada 164 santri yang reaktif setelah melakukan rapid test massal kemarin. Rencananya akan dilakukan test swab," ujarnya.

Hendra menjelaskan, mulanya salah seorang santriwati Ponpes tersebut sudah terinfeksi corona alias positif COVID-19.

Dia menyebut, santriwati itu dinyatakan positif usai menjalani test swab mandiri atas permintaan kedua orang tuanya.

Seorang jurnalis menjalani rapid test di gedung daerah Tanjungpinang, Kepri, Kamis (17/9/2020). (Antara/Ogen)
Seorang jurnalis menjalani rapid test di gedung daerah Tanjungpinang, Kepri, Kamis (17/9/2020). (Antara/Ogen)

"Anak ini santriwati di Ponpes tersebut. Dia pulang ke rumah dengan kondisi meriang dan demam. Karena itu diperiksa sama orang tuanya dengan rapid test," tuturnya.

"Hasil rapid test santriwati itu reaktif. Kemudian orang tuanya mencoba untuk test swab anaknya itu. Dan hasilnya positif COVID," paparnya.

Baca Juga:Istri Hakim Arifin Meninggal Bukan Sebab Covid, Keluarga Protes PN Surabaya

Karena itu, Hendra menyatakan, pihaknya melakukan rapidt test massal di Ponpes tersebut. Sebab santriwati yang positif diduga karena tertular dari Ponpes.

"Makanya kami melakukan rapid test massal di Ponpes itu. Karena santriwati itu diduga tertular disitu. Hasilnya juga sudah mengindikasikan dengan 260 reaktif," ungkapnya.

Rapid test (antara)
Rapid test (antara)

Kendati demikian, Hendra menyebut, pihaknya memiliki kendala melakukan test swab terhadap 260 yang hasilnya reaktif.

Kendalanya adalah pihak Ponpes berencanakan mempulangkan santri-santrinya tersebut kepada orangtua nya.

"Mereka rencananya santrinya dibawa pulang. Kami sudah melarangnya jangan dibawa dulu santri itu. Pak Bupati juga marah atas hal itu," sebutnya.

"Kalau dibawa pulang sama saja menyebarkan virus itu kemana-mana. Makanya rencana hari ini pak Asisten satu mau ke sana untuk koordinasikan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak