"Makanya kami melakukan rapid test massal di Ponpes itu. Karena santriwati itu diduga tertular disitu. Hasilnya juga sudah mengindikasikan dengan 260 reaktif," ungkapnya.

Kendati demikian, Hendra menyebut, pihaknya memiliki kendala melakukan test swab terhadap 260 yang hasilnya reaktif.
Kendalanya adalah pihak Ponpes berencanakan mempulangkan santri-santrinya tersebut kepada orangtua nya.
"Mereka rencananya santrinya dibawa pulang. Kami sudah melarangnya jangan dibawa dulu santri itu. Pak Bupati juga marah atas hal itu," sebutnya.
Baca Juga:Positif Corona, 18 Santri di Bintan Isolasi Mandiri di Pesantren
"Kalau dibawa pulang sama saja menyebarkan virus itu kemana-mana. Makanya rencana hari ini pak Asisten satu mau ke sana untuk koordinasikan," pungkasnya.
Kontributor : Ridsha Vimanda Nasution