Tegas! Ini Jawaban Wakil Ketua DPRD DKI soal Kasus Rasis Oknum Guru SMAN 58

"Sekolah negeri itu basisnya Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani.

Rizki Nurmansyah | Fakhri Fuadi Muflih
Kamis, 05 November 2020 | 15:41 WIB
Tegas! Ini Jawaban Wakil Ketua DPRD DKI soal Kasus Rasis Oknum Guru SMAN 58
Chat bernuansa rasis yang dilakukan oknum guru SMAN 58 terkait pemilihan Ketua OSIS. [Ist]

"Saya juga sudah tekankan kepada Kadisdik perlu penguatan atau teachers education lebih lagi untuk semua guru khususnya di DKI," tuturnya.

Soal kasus guru di SMAN 58, Zita menyatakan sudah melakukan koordinasi dengan internalnya.

Guru berinisial TS itu sudah minta maaf dan dibina karena kejadian itu.

"Di Komisi E sudah dibahas dan sudah kordinasi dengan Kadisdik. Sudah dilakukan pembinaan yang bersangkutan pun sudah minta maaf," pungkasnya.

Baca Juga:Alasan Corona, Pembahasan Anggaran DKI Molor Sampai Akhir Tahun

Wibi Andrino, Zita Anjani dan William Aditya Sarana dalam Q&A Metro TV episode "Anggota Dewan Media Sosial" Minggu (10/11/2019). (Screenshot Youtube Q&A METRO TV)
Wibi Andrino, Zita Anjani dan William Aditya Sarana dalam Q&A Metro TV episode "Anggota Dewan Media Sosial" Minggu (10/11/2019). (Screenshot Youtube Q&A METRO TV)

Diketahui, guru SMAN 58 Jakarta tersebut resmi dilaporkan polisi karena melarang para murid pilih Ketua OSIS yang bukan beragama Islam.

Laporan itu dibuat perwakilan murid SMAN 58 Ciracas, Jakarta Timur.

Guru SARA berinisial TS itu dilaporkan atas pernyataannya yang dinilai mengandung unsur SARA terkait pemilihan Ketua OSIS hingga viral di media sosial.

Wakapolres Jakarta Timur AKBP Stefanus Tamuntuan mengatakan laporan tersebut dilayangkan pada Senin (2/11/2020) lalu.

"Yang melaporkan dari perwakilan murid," kata Stefanus saat dikonfirmasi, Rabu (4/11/2020).

Baca Juga:Wagub DKI Minta Guru Rasis SMAN 58 Dihukum

Sebelummya, percakapan oknum guru SMAN 58 Ciracas, Jakarta Timur berinisial TS dalam grup WhatsApp sebelumnya viral di media sosial.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak