BPS mengumumkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) nasional meningkat pada Agustus 2020. Angkanya tembus sampai 9,77 juta orang atau naik 2,67 juta orang.
BPS menyebut angka pengangguran Indonesia pada 2020 menjadi 9,77 juta dengan paling banyak ada di Jakarta sebesar 10,95 persen.
Salah satu penyebab meningkatnya TPT nasional menjadi 7,07 persen pada Agustus lalu adalah pandemi Covid-19 yang sudah terjadi sejak Maret 2020.
Jika dilihat menurut provinsi, pengangguran terbuka paling banyak di DKI Jakarta. Di ibu kota ini tingkat penganggurannya mencapai 10,95 persen pada Agustus 2020 atau di atas rata-rata nasional 7,07 persen.
Baca Juga:Ini 7 Tips Agar Masyarakat Tetap Bisa Berinvestasi di Tengah Pandemi Covid
Selain DKI Jakarta, BPS mencatat lima provinsi lainnya yang tingkat pengangguran terbukanya melewati rata-rata nasional, yaitu Banten, Jawa Barat, Kepulauan Riau, Maluku dan Sulawesi Utara.
"Tingkat pengangguran menurut provinsi, kenaikan banyak terjadi di banyak provinsi dengan tingkat pengangguran berbeda-beda. Seperti di Bali naik tinggi sekali dari 1,57 persen jadi 5,63 persen," kata Kepala BPS Pusat Suhariyanto.
Tingkat pengangguran di Banten menjadi tertinggi kedua dengan 10,64 persen, disusul oleh Jawa Barat (10,46). Lalu Kepulauan Riau (10,34), Maluku (7,57) dan Sulawesi Utara (7,37). Antara