alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cerita Angga, Bocah Penemu Potongan Kepala Diduga Korban Sriwijaya Air

Rizki Nurmansyah Rabu, 20 Januari 2021 | 15:04 WIB

Cerita Angga, Bocah Penemu Potongan Kepala Diduga Korban Sriwijaya Air
Angga Satria (8), bocah yang menemukan potongan kepala diduga korban Sriwijaya Air SJ 182, menunjukkan lokasi penemuannya di Pantai Kis Tangerang, Rabu (20/1/2021). [Suara.com/Muhammad Jehan Nurhakim]

Angga mengaku tidak mencium aroma apapun saat menemukan potongan kepala manusia tersebut.

SuaraJakarta.id - Penduduk Pantai Kis, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, kemarin mendadak dihebohkan dengan penemuan potongan kepala manusia.

Diduga potongan kepala manusia itu milik korban tragedi kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Bagian tubuh atau body part itu pertama kali ditemukan oleh bocah berusia 8 tahun, Angga Satria.

Awal mula, Angga sedang mencari bambu-bambu di bibir Pantai Kis Tangerang, Selasa (19/1/2021) sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca Juga: Kronologi Temuan Potongan Kepala Diduga Korban Sriwijaya Air di Pantai Kis

Ketika itu ia melihat ada rambut-rambut yang diduganya itu bangkai dari hewan.

"Saya lagi nyari bambu, terus ada rambut saya bilang abah. Pas itu abah penasaran dipegang rambutnya (ternyata potongan kepala manusia)," kata Angga saat ditemui di lokasi, Rabu (20/1/2021).

Angga Satria (8) menunjukkan lokasi ia menemukan potongan kepala manusia yang diduga korban Sriwijaya Air SJ 182 di sekitar Pantai Kis, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Rabu (20/1/2021). [Suara.com/Muhammad Jehan Nurhakim]
Angga Satria (8) menunjukkan lokasi ia menemukan potongan kepala manusia yang diduga korban Sriwijaya Air SJ 182 di sekitar Pantai Kis, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Rabu (20/1/2021). [Suara.com/Muhammad Jehan Nurhakim]

Angga mengaku tidak mencium aroma apapun saat menemukan potongan kepala manusia tersebut.

Ia pun mengatakan tidak takut dan kaget setelah mengetahui bahwa temuannya itu ternyata potongan kepala yang diduga korban pesawat Sriwijaya Air.

"Enggak (kaget), enggak (menciun aroma bau)," tuturnya.

Baca Juga: Kepala Korban Sriwijaya di Pantai Kis Tangerang Diduga Milik Anak Perempuan

Hal senada dikatakan Pengurus Pantai Kis, Muhammad Mamat (49) bahwa rambut-rambut itu merupakan bagian dari kepala manusia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait