Dia tak menyangka, suaminya itu terlibat dalam jaringan teror bom yang ditangkap di Bekasi.
"Saya nanya ke pak polisi pak kenapa suami saya di bawa? Katanya 'suami ibu ikut terlibat teror bom Bekasi'. Saya nggak tahu ya, soalnya nggak pernah nonton tv. Baru lihat semalem saya lihat ada berita-berita kayak gitu. nggak tahu di mananya, kata polisi terlibat rakit bom Bekasi," papar NGH sambil berkaca-kaca menahan tangis.
NGH pun kini mengaku pasrah. Dia masih percaya dan tidak percaya bahwa suaminya ditangkap polisi dan terlibat terorisme.
"Sampai saat ini masih kaget kok bisa. Setelah dijelasin polisi saya kaget. Orang dia betulin kabel aja nggak bisa. Seandainya ada yang putus nih, enggak bisa. Bongkar apa juga nggak bisa. Apalagi ngerakit gitu. Percaya nggak percaya, ko bisa sampai situ (rakit bom)," ungkapnya.
Baca Juga:Ojek Online Teroris Ciputat Tiap Jumat Bagi-bagi Nasi Bungkus ke Non Islam
Selama ini, NGH pun tak merasa curiga dengan aktivitas suaminya itu. Sehari-hari, suaminya sibuk membantu jualan di Situ Gintung dan memupuk bibit cabai rawit lalu dijualnya.
Di luar itu, suaminya itu pun cukup rajin mengikuti pengajian yasinan dan tahlilan.
"Saya nggak ada curiga atau apa. Orang dia ngaji, yasinan dimana, orang tahlilan di mana, kalau pergi pakai baju koko. Kita tahunya ngaji, pengajian. Padahal tiap hari nih, dia buat bibit cabe buat dijual. Udah lama. Memang tiap hari kerjaanya begitu. Memupuk bibit cabai dan dijual. Dijual 15 ribu dua batang, cabai rawit lagi laku banget," tutur NGH.
Terkini, dia mengaku pasrah. Dirinya yang masih terkejut, pun tampak masih lemas. Matanya terlihat sembab habis menangis.
Menurutnya, kabar AJ ditangkap polisi pun sudah diberitahu kepada anaknya yang berusia 22 tahun dan 9 tahun. Termasuk kepada keluarga AJ pun sudah diberitahu bahwa AJ ditangkap polisi.
Baca Juga:Ditangkap Densus 88, Oknum Ojol Tak Berkutik Ditunjukkan Foto di HP
"Semalem udah kasih tahu anak saya yang paling besar, kakanya suami saya juga udah dikasih tahu. Ya kita sedih, nangis. Sekarang pasrah aja," pungkasnya.