"Kami sampaikan bahwa di beberapa negara eropa ada pembatasan usia bahwa vaksin AstraZeneca itu diberikan diutamakan pada mereka yang berusia di atas 40 tahun bahkan ada yang di atas 60 tahun," tuturnya.
![Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai meninjau perkembangan di Pos Pantau Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Minggu (21/2/2021). [ANTARA/Ricky Prayoga]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/02/21/43113-gubernur-dki-jakarta-anies-baswedan.jpg)
Anies belum mengambil sikap apapun terkait permasalahan vaksin AstraZeneca yang diduga jadi penyebab warga Buaran meninggal.
Jika memang ada instruksi baru dari pemerintah, maka ia akan mempertimbangkannya.
"Ini sudah disampaikan, lalu dari Kemenkes akan membahas. Nanti kita tunggu arah kebijakannya," pungkas Anies.
Baca Juga:Masih Pandemi, Gubernur Anies Minta Masyarakat Takbiran Virtual
Investigasi Lebih Lanjut
Diberitakan sebelumnya, perwakilan pihak keluarga menyebut kondisi dari mendiang Trio Fauqi Virdaus sehat sebelum menerima vaksin COVID-19 dari AstraZeneca.
"Sehat walafiat, bugar masih kerja seperti biasa," kata sang kakak Sabbihis Fathun Vickih seperti dikutip Antara, Senin (10/5/2021)
Vickih mengatakan bahwa kondisi adiknya tersebut juga tidak memiliki riwayat penyakit tertentu.
Namun Vickih menyebut adiknya itu mengeluhkan sakit sepulangnya mengikuti vaksinasi yang diadakan di Gelora Bung Karno.
Baca Juga:Sehat Sebelum Divaksin AstraZeneca, Detik-detik Trio Fauqi Meninggal di RS
"Kami enggak pernah tahu ada penyakit apapun, enggak pernah tahu. Biasanya sakit pilek, flu, kalau sakit kanker enggak ada," ujar Vickih.