Nurhayati mengeluhkan kebijakan pemerintah yang tiba-tiba melakukan penutupan TPU.
Dia pun meminta agar kebijakan ini dievaluasi. Setidaknya, para peziarah yang datang ke TPU bisa dibatasi, atau hanya pejalan kaki yang diperkenankan masuk.
"Tolong diperhatikan rakyat kecil. Kami bukan pedagang liar, resmi sudah bertahun-tahun jualan di TPU ini. Tidak mungkin berharap ada orang meninggal, agar jualan laku," kata dia.
Diketahui, seluruh TPU di DKI Jakarta ditutup sementara mulai hari ini hingga Minggu (16/5).
Baca Juga:Kebijakan Anies, Bikin Lapak Kembang Mbah Anis Tak Lagi Laris Manis
TPU hanya dibuka untuk kegiatan pemakaman warga. Pada hari pertama penutupan, TPU Karet Bivak telah memakamkan tiga jenazah.