Dia pun menyayangkan, seharusnya yang menjaga portal menuju akes pintu masuk Makam Keramat Solear Tangerang merupakan aparat dari kepolisian, Satpol-PP dan TNI. Sehingga tak ada lagi warga yang ngeyel saat diputarbalik.
"Harusnya Satpol-PP dan kecamatan. Kemarin tiga hari ada jaga, tapi hari ini kemungkinan hari ini disangkanya sepi. Padahal sebenarnya sampai minggu besok ini masih ramai," paparnya.
Pantauan SuaraJakarta.id di lokasi, ratusan peziarah yang menggunakan motor dan mobil dipaksa putar balik.
Tak sedikit dari mereka yang mengeluh lantaran sudah jauh-jauh datang, tapi tak dapat masuk dan berziarah ke Makam Kramat Solear itu.
Baca Juga:Pengunjung Membeludak, Makam Keramat Solear Tangerang Ditutup
![Pengunjung putar balik setelah akses masuk ke Makam Keramat Solear, Kabupaten Tangerang, ditutup karena pengunjung membeludak, Senin (17/5/2021). [Suara.com/Wivy Hikmatullah]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/05/17/26313-makam-keramat-solear-tangerang.jpg)
Sedangkan portal bambu, dijaga oleh aparat desa setempat dari tingkat RT dan Karang Taruna Desa Solear Tangerang.
Sekira pukul 12.00 WIB dua anggota Satpol-PP kecamatan datang dan mengambil foto. Tak lama, mereka lalu pulang kembali ke kantor.
"Mau ke kantor," kata salah sato anggota Satpol-PP sambil bersalaman.
Hingga kini, warga masih menjaga portal di jalan utama menuju Makam Keramat Solear Tangerang.
Salah satu pengunjung yang diputar balik bernama Mansyur mengaku, baru mengetahui penutupan wisata religi tersebut.
Baca Juga:Turun Tangan, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar Tutup Wisata Tangerang
Dia bersama rombongan keluarga itu terpaksa harus putar balik.