alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terungkap, Mitos dan Fakta Rumah Bingung, Urban Legend di Tangsel

Rizki Nurmansyah Minggu, 30 Mei 2021 | 13:05 WIB

Terungkap, Mitos dan Fakta Rumah Bingung, Urban Legend di Tangsel
Rumah mewah yang berada di Jalan Raya Cirendeu, Ciputat, Tangsel, yang dijuluki Rumah Bingung telah menjadi urban legend di masyarakat. [Suara.com/Wivy Hikmatullah]

Soal julukan Rumah Bingung itu, Ade menyebut bahwa julukan tersebut pun membuat keluarganya bingung, karena asal-usulnya tidak jelas.

"Rumah itu peninggalan almarhum (bapak) waktu saya SMP-SMA sempat terbengkalai. Rumah itu kegedean buat kita karena kan saat itu keluarganya masih sedikit tapi rumahnya banyak," kata Dewi mulai bercerita.

Dewi pun tak tahu pasti, sejak kapan dan alasan rumahnya itu mendapat julukan Rumah Bingung. Dia menduga, julukan tersebut berkembang di masyarakat lantaran melihat rumah mewah itu sering direnovasi.

"Hobinya ayah saya itu, hobinya emang nggak sama kayak orang-orang. Kalau pengen buat sesuatu ya dia langsung buat. Di sana juga sama, emang itu kebiasaan orang tua bongkar pasang, diperbaiki, dibongkar lagi, diperbaiki lagi. Bukan bingung, emang bapak suka renovasi apa aja," terang Dewi.

Dewi Purnama, anak pertama H Burhanuddin pemilik Rumah Bingung, rumah mewah yang telah menjadi urban legend di Tangsel. [Suara.com/Wivy Hikmatullah]
Dewi Purnama, anak pertama H Burhanuddin pemilik Rumah Bingung, rumah mewah yang telah menjadi urban legend di Tangsel. [Suara.com/Wivy Hikmatullah]

Wanita berusia 46 tahun itu menambahkan, ayahnya memang sudah melakukan renovasi belasan kali terhadap rumah tersebut. Renovasinya beragam, mulai dari kamar hingga ruang tamu.

Baca Juga: 5 Rumah Hantu Jadi Urban Legend Jakarta, Kalau Nggak Punya Nyali Baca Skip Aja

"Renovasi sudah sering, tapi yang total lebih tiga kali. Kadang iseng, dibongkar-bongkar. Macam kamar diubah bentuk, taman, kolam, suka bosenan kadang diganti jadi ruang tamu dan apa lah. Pengennya diubah-ubah itu rumah, itu spontan. Ini mah judulnya orang tua kebanyakan rumah, akhirnya bingung mau diapain lagi," tutur Dewi.

Dewi menerangkan, dahulu lahan rumah tersebut semak belukar dipenuhi pepohonan, termasuk juga kebon pisang.

Luas lahannya sekira 2.150 meter, sedangkan luas bangunannya mencapai sekira 1.750 meter. Bangunannya dua tingkat plus bassement. Jumlah kamarnya diperkirakan ada 14 ruang.

Bantah Tudingan Rumah Pesugihan

Sebagai orang yang tahu pembangunan dan menempati rumah tersebut, Dewi membantah tudingan bahwa rumah tersebut merupakan rumah pesugihan dan banyak dihuni seribu jin.

Baca Juga: Urban Legend Kereta Hantu Manggarai Jakarta, Aneh Ada Orang Baca Koran Tahun 1953

"Kalau dibilang rumah pesugihan saya nggak setuju. Bohong itu, nggak ada cerita itu. Di sana nggak ada apa-apa kok, karena nggak ditempatin aja dibilang rumah hantu lah apa lah. Nggak pernah ada kejadian aneh-aneh," tegasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait