alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Betawi Punya Cerita: Asal Usul Semur Jengkol, Bau Tapi Nikmat Bukan Main Dah!

Pebriansyah Ariefana Minggu, 20 Juni 2021 | 09:10 WIB

Betawi Punya Cerita: Asal Usul Semur Jengkol, Bau Tapi Nikmat Bukan Main Dah!
Jengkol goreng yang disuguhkan Pawon & Kopi Bu Cetarrr. (YouTube/Anak Kuliner)

Semur jengkol, selain itu masakan daerah satu ini dikenal dengan citarasanya yang autentik dan cukup berani.

SuaraJakarta.id - Asal usul Semur jengkol. Tak banyak yang tahu asal usul kata semur jengkol. Semur jengkol merupakan makanan khas Betawi.

Semur jengkol, selain itu masakan daerah satu ini dikenal dengan citarasanya yang autentik dan cukup berani. Pasalnya tak banyak orang suka dengan bau yang ditimbulkan oleh jengkol.

Selain itu juga jika tidak diolah dengan benar jengkol akan terasa pahit ketika dimakan.

Tetapi bagaimana ya jengkol terutama semur jengkol dapat menjadi makanan khas dari masyarakat Betawi?

Baca Juga: Belanda vs Makedonia Utara Euro 2020: Jadwal, Prediksi dan Live Streaming

Semur jengkol terdiri dari dua kata yang merupakan penggabungan dari semur dan jengkol. Dalam bahasa Belanda semur disebut dengan "Smoor" yang diartikan sebagai teknik memasak dengan api kecil dan dengan waktu yang lama hingga daging menjadi empuk.

Semur sendiri sudah hadir dari tahun 1600, Interaksi masyarakat Belanda dan Indonesia terutama dalam pengolahan makanan juga menjadi pengembangan cita rasa dari semur.

Makanan ini pernah menjadi menu utama dalam perjamuan bangsa Belanda.

Semur ini berasal dari kata smoor yang kemudian menjadi bahasa serapan yaitu semur. Kemudian semur ini melekat dan menjadi tradisi bangsa Indonesia terutama masyarakat Betawi, dimana masyarakat menjadikan semur sebagai bagian tradisi yang selalu dihidangkan pada masa lebaran, perkawinan, atau acara-acara besar tradisional lainnya.

Semur yang mulanya menggunakan daging sapi atau daging lainnya, semur khas Betawi ini menggunakan jengkol sebagai bahan dasar utamanya.

Baca Juga: Enggak Ngambek, Matthijs de Ligt Tunjukkan Kedewasaan Saat Dikritik Marco van Basten

Selain dipengaruhi oleh Belanda, masakan Betawi juga mendapat pengaruh dari Timur Tengah, dan India yang memang kerap menggunakan banyak rempah dalam olahan makanannya, sedangkan cita rasa kecap merupakan pengaruh masakan Tionghoa peranakan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait