alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

DKI Pastikan Vaksin Ampuh Tangkal Semua Virus COVID-19 Semua Varian

Pebriansyah Ariefana | Fakhri Fuadi Muflih Jum'at, 25 Juni 2021 | 08:45 WIB

DKI Pastikan Vaksin Ampuh Tangkal Semua Virus COVID-19 Semua Varian
Petugas Satpol PP melakukan pendataan terhadap pengendara sepeda motor dan sopir yang tidak menggunakan masker saat berkendara dalam Operasi Tertib Masker di kawasan Kampung Melayu, Jakarta, Senin (7/9/2020). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]

Vaksin yang sudah beredar di kalangan masyarakat dari Pemerintah Pusat dan didistribusikan pihaknya seperti Sinovac dan AstraZeneca mampu menghalaunya.

SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminta masyarakat tak meragukan vaksinasi meski muncul berbagai varian baru. Segala merk vaksin disebut efektif untuk menghalau varian Covid-19 apapun.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan saat ini di DKI sudah ditemukan Covid-19 varian alfa yang berasal dari Inggris, lalu varian beta dari Afrika Selatan, dan Delta dari India.

Vaksin yang sudah beredar di kalangan masyarakat dari Pemerintah Pusat dan didistribusikan pihaknya seperti Sinovac dan AstraZeneca mampu menghalaunya.

"Semua merk vaksin saat ini ampuh untuk mencegah varian mutasi virus baru. Semua merk vaksin aman, bermanfaat, dan berkualitas," ujar Dwi dalam keterangan tertulis, Jumat (25/5/2021).

Baca Juga: Kota Tangerang Zona Merah, MUI: Salat Jumat Boleh Diganti Salat Zuhur

Dwi juga menjelaskan pentingnya vaksinasi Covid-19 bukan hanya untuk mencegah.

Jika nantinya memang terpapar meski sudah disuntik, gejala yang diderita tidak akan terlalu berat.

"Vaksinasi terbukti tidak hanya mencegah sakit, tapi juga mencegah kematian,* jelasnya.

Sejauh ini, distribusi vaksin Covid-19 masih berjalan di berbagai fasilitas kesehatan di ibu kota. Warga berusia di atas 18 tahun sudah dapat divaksin demi mempercepat distribusi vaksin.

"Jumlah sasaran vaksinasi total Provinsi DKI Jakarta sebanyak 8.815.157 orang," katanya.

Baca Juga: Sentil Pemerintah yang Enggan Lockdown, Sujiwo Tejo: Padahal Rakyat Bisa Biayai Pilpres

"Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 3.753.451 orang (43% persen) dan total dosis 2 kini mencapai 1.898.567 orang (22 persen)," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait