PPKM Darurat Jawa-Bali, Warga Kota Tangerang Dilarang Makan di Warung PKL

Salah satu cara yang efektif, yakni membatasi mobilitas masyarakat. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.

Pebriansyah Ariefana
Jum'at, 02 Juli 2021 | 15:05 WIB
PPKM Darurat Jawa-Bali, Warga Kota Tangerang Dilarang Makan di Warung PKL
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat melakukan sidak ke Tangcity Mall, Senin (3/5/2021). [SuaraJakarta.id/Muhammad Jehan Nurhakim]

SuaraJakarta.id - Warga Kota Tangerang dilarang makan di warung pinggir jalan atau warung PKL. Ini menyusul penerapan PPKM darurat Jawa-Bali.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan akan mengikuti pemerintah pusat dalam menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dirinya menjelaskan salah satu cara yang efektif, yakni membatasi mobilitas masyarakat. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.

"Kalau bisa ditiadakan, semua menahan diri di rumah. Kalau ada hal penting saja, makanya rumah makan sekarang hanya boleh take away, warung PKL sekalipun," ujar Arief setelah salat istighosah, Jumat (2/7/2021).

Baca Juga:Ngenes! Terapkan PPKM Darurat, Pemkot Tegal Tak Berikan Bansos

"Kegiatan sosial, pernikahan hajatan dan lain sebagainya hanya diperkenankan akad nikah tidak ada makan minuum yang nikah boleh nikah tapi hanya akad nikahnya saja," tambahnya.

Oleh sebab itu, Arief mengajak masyarakat kota Tangerang dan sekitarnya, memahami kondisi bangsa saat ini dan berdoa agar penyakit Covid-19 segera berakhir.

"Bahwa kondisi sedang tidak baik-baik saja. Untuk itu doa adalah senjatanya orang beriman," katanya.

Dalam kesempatannya, Arief untuk bulan Juni 2021 saja, 320 warga kota Tangerang, dilaporkan meninggal dunia akibat Covid-19. Angka tersebut, merupakan rekor kematian tertinggi yang terjadi di kota Tangerang, sejak Maret 2020 lalu.

"Satu bulan ini sudah 320 yang meninggal dan Ini rekor terbanyak, dulu Januari paling banyak 200-an jadi memang sangat memprihatinkan. Untuk itu kami berharap dukungan dan yang terpenting doa," tutupnya.

Baca Juga:Geger Ucapan Indonesia Dimarahi Tuhan karena Tutup Masjid, Gus Nadir Semprot Anwar Abbas

Kontributor : Muhammad Jehan Nurhakim

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak