Kemudian mayat tersebut langsung di makamkan berdasarkan kesepakatan antara warga, kepala desa dan pihak Balai Taman Nasional Ujung Kulon.
“Ia benar dengan hasil kesepakatan bersama, karena pemeriksaan medis di sekujur tubuh mayat tidak ditemukan luka akibat kekerasan, sehingga langsung kita makamkan di tempat tersebut,” tutupnya.