Menilik Tugu Pahlawan Seribu, Simbol Perjuangan Rakyat Serpong, Sempat Tak Terurus

Kondisi terkini Tugu Pahlawan Seribu sudah tertata lebih rapih dan terawat.

Rizki Nurmansyah
Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:10 WIB
Menilik Tugu Pahlawan Seribu, Simbol Perjuangan Rakyat Serpong, Sempat Tak Terurus
Tugu Pahlawan Seribu, saksi bisu perjuangan rakyat Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengusir penjajah Belanda. [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

Alhasil, KH Ibrahim membawa ratusan santri dan warga untuk bergegas membantu perlawanan penjajah Belanda di Serpong.

"Ratusan orang dari Rangkasbitung ikut berangkat untuk mengusir NICA di PTP Serpong," ungkapnya.

KH Ibrahim dan ratusan pasukannya ke Serpong dengan berjalan kaki. Sepanjang jalan, mereka berzikir melantunkan kalimat tahlil. Menggema dan semakin memantik pasukannya untuk berjihad melawan penjajah.

Sebelum sampai di Serpong, KH Ibrahim singgah di Kademangan, Setu, untuk mengatur strategi bersama dengan Kepala Desa Serpong Muhamad Yusuf.

Baca Juga:Pengiriman Sampah Tangsel ke Serang Diprotes Warga, Begini Kata Benyamin

Strategi disepakati. Penyerangan terhada pasukan NICA dibagi menjadi dua pasukan. Lalu dibagi ke dua titik depan dan belakang PTPN.

KH Ibrahim dan ratusan pasukannya menyerang dari arah depan. Sementara pasukan lainnya dari arah belakang PTPN Serpong.

Nahas, rencana tersebut kacau. Belum sampai di PTPN Serpong, pasukan KH Ibrahim sudah dihadang oleh pasukan NICA di Jalan Raya Serpong, dekat kantor polisi Belanda yang kini menjadi kantor Satpas Polres Tangerang Selatan.

"Para pejuang gugur lantaran rencana penyerangan NICA dibocorkan oleh pengkhianat," ujar TB Sos.

Akibatnya, KH Ibrahim serta ratusan pasukannya gugur dihujani tembakan peluru pasukan NICA. Totalnya, diperkirakan mencapai 700 orang yang gugur.

Baca Juga:Wawancara Kepala MAN IC Serpong yang Dinobatkan Jadi Sekolah Terbaik se-Indonesia

Usai tewas diberondong tembakan, mereka dikubur dalam dua liang lahat. Satu liang lahat diisi oleh 699 jasad santri dan warga yang gugur. Satu liang lagi khusus untuk memakamkan KH Ibrahim.

"Mereka dimakamkan di dalam dua lubang, 699 makam tentara, satu lubang untuk KH Ibrahim. Jasad tersebut diberikan kapur agar tulang-belulangnya habis. Sedangkan pasukan yang menyerang dari arah lain selamat," papar Rendra.

Peristiwa tersebut kemudian dikenang dengan sejarah Pahlawan Seribu. Untuk mengenang peristiwa itu dibuatkan monumen dan relief mulai dari peristiwa peperangan hingga penguburan jasad pahlawan.

Kini, makam para pahlawan tersebut telah dipindahkan lantaran area tersebut kini dijadikan jalan penghubung antara Serpong-Cisauk yang terbelah aliran Sungai Cisadane.

Tanah dari sisa jasad para pahlawan itu dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan Seribu di Jalan Komplek Batan Indah, Kademangan, Setu.

Di sana terdapat ratusan makam dengan batu nisan warna Merah Putih seperti warna bendera Indonesia. Makam tersebut dibagi dua blok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini