Ekonomi Belum Pulih, Komisi D DPRD DKI Perketat Usulan Hibah untuk Tahun 2022

Memastikan beberapa pengajuan hibah yang diusulkan melalui Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) dapat disetujui.

Rizki Nurmansyah
Rabu, 03 November 2021 | 10:05 WIB
Ekonomi Belum Pulih, Komisi D DPRD DKI Perketat Usulan Hibah untuk Tahun 2022
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah memberikan keterangan selepas Rapat Komisi di Bogor, Jawa Barat, Senin (1/11/2021). [Dok. DPRD DKI Jakarta]

SuaraJakarta.id - Komisi D DPRD DKI Jakarta menyatakan mengevaluasi seluruh usulan hibah yang masuk ke dalam SKPD pada Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD tahun 2022 dengan menyeleksi dan meninjau urgensinya.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmudah mengatakan, upaya memperketat seleksi pemberian hibah itu dilakukan jajarannya mengingat kondisi ekonomi yang saat ini dirasa belum pulih akibat pandemi COVID-19 yang melanda Jakarta selama dua tahun ini.

"Kita memperketat hibah karena kita tahu kondisi ekonomi kita yang belum kembali ke awal, jangan sampai kita dengan senang hati memberikan hibah, tapi kenyataannya kita kekurangan uang," ujar Ida.

Namun, Ida tetap memastikan beberapa pengajuan hibah yang diusulkan melalui Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) dapat disetujui.

Baca Juga:Surat Pemberhentian Viani Limardi Sudah Dikirim ke KPUD DKI

Di antaranya hibah untuk pembangunan gedung Palang Merah Indonesia (PMI) sebesar Rp 160,3 miliar, renovasi Masjid Jami Attaibin di Senen, Jakarta Pusat, sebesar Rp 6,2 miliar.

Renovasi Gereja Tugu Jakarta sebesar Rp 6,2 miliar dan pembangunan gedung kantor Kejaksaan sebesar Rp 30,2 miliar.

"Kita memang saat ini menyeleksi betul hibah yang akan kita kasih. Salah satunya untuk PMI ya. Tapi mohon maaf pada instansi terkait yang hibahnya tidak dicairkan tahun ini, mungkin tahun depan kalau ekonomi sudah mulai membaik, kita akan setujui," ucapnya.

Ida berharap dengan disetujuinya pemberian hibah kepada PMI, maka pelayanan dapat ditingkatkan, sehingga stok darah untuk warga Jakarta terpenuhi.

"Harapannya PMI kalau sudah dapat hibah, bisa dipermudah warga DKI yang membutuhkan darah, jangan lagi dipersulit ataupun stok kosong," ucapnya.

Baca Juga:Soal Ancaman Cuaca Ekstrem, Ketua DPRD DKI: Jakarta Belum Siap

Dalam kesempatan itu, Ida juga meminta kepada Kepala Dinas Citata Heru Hermawanto untuk melengkapi berkas dan dokumen terkait pengelolaan dana hibah secara jelas dan terperinci.

"Meskipun kita setujui, kita juga tetap minta pak Heru dan PMI dapat memaparkan dana hibah tersebut rinciannya untuk apa. Biar jelas," tuturnya.

Sementara itu, Heru Hermawanto menyatakan kesiapannya untuk mempercepat pemaparan alokasi penggunaan dana hibah yang rencananya akan dipakai untuk pembuatan gedung PMI yang berlokasi di Jalan Kramat Raya, Senen Jakarta Pusat.

"Kami akan jelaskan mengenai pelaksanaannya nanti, supaya dipastikan dalam satu tahun bisa selesai. Sehingga masyarakat dapat mendonorkan darah dengan nyaman, karena saat ini tempatnya sangat sempit, kurang nyaman, kurang layak," tutur Heru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak