Tekan Kriminalitas, DPRD DKI Harap CCTV di Jakarta Diperbanyak di Titik Rawan

Dalam penambahan CCTV perlu dilakukan analisis kebutuhan.

Rizki Nurmansyah
Selasa, 23 November 2021 | 09:05 WIB
Tekan Kriminalitas, DPRD DKI Harap CCTV di Jakarta Diperbanyak di Titik Rawan
Ilustrasi CCTV.

SuaraJakarta.id - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana mengatakan, Pemprov DKI Jakarta perlu memperbanyak kamera pemantau atau CCTV. Terutama di beberapa titik rawan Ibu Kota.

Menurut William, dengan diperbanyaknya CCTV di titik rawan kejahatan, dengan begitu tingkat kriminalitas dapat diminimalkan.

"Saya kira salah satu yang paling penting sebaran titiknya. Perlu diperbanyak terutama sifatnya untuk hal keamanan. Ke depannya CCTV harus fokus untuk manfaat keamanan dan memantau kondisi kota," katanya.

Meski demikian, William mengatakan, dalam penambahan CCTV perlu dilakukan analisis kebutuhan. Sehingga lokasi-lokasi yang dipilih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga Jakarta.

Baca Juga:Awasi Pembuang Sampah Sembarangan, Jembatan di Bondowoso Akan Dipasang CCTV

"Harus ada pemantauan dan analisis kebutuhan, misalnya, di tempat umum seperti pasar dan trotoar. Atau di tempat yang rawan kejahatan, itu bisa direkomendasikan," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta Nasrullah mengharapkan CCTV di Jakarta juga terintegrasi dengan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Hal ini demi menciptakan kenyamanan dan keamanan masyarakat.

Nasrullah menilai integrasi CCTV dengan SKPD seperti Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), penting untuk direalisasikan oleh Diskominfotik DKI Jakarta.

"Makanya perlu ada integrasi yang terkoneksi dengan pihak lain," ujar Nasrullah, Senin (22/11/2021).

Apalagi ini sebagai pusat data yang nantinya memberikan informasi kepada pihak lain yang membutuhkan.

Baca Juga:Terekam CCTV, Maling Beraksi Cepat Sekali Embat Motor di Parkiran Pabrik Mojokerto

"Seperti info lalu lintas, banjir, kebakaran, hingga kriminal," katanya.

Kepala Dinas Kominfotik DKI Jakarta Atika Nur Rahmania setuju dengan usul pengintegrasian CCTV dengan sejumlah SKPD. Karena itu, langkah awal yang akan dilakukan, yakni membuat kajian terlebih dahulu.

"Saya kira ini satu inovasi yang bisa kita usung melalui sebuah kajian yang baik untuk memastikan CCTV bukan hanya stand alone, tapi bisa terintegrasi secara overall dengan sistem 112, BPBD dan Kebakaran," katanya.

Atika juga berupaya agar satu sistem dapat mencakup semua informasi, seperti titik genangan, dan kemacetan yang terpantau oleh CCTV. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu repot membuka banyak website untuk mendapatkan informasi.

"Jadi intinya, ke depan kita ada one stop service, jadi masyarakat tidak perlu membuka satu-satu website untuk mengakses layanan. Selama ini kita masih gunakan second data atau report dengan penggunaan CCTV maka bisa kita dapatkan data realtime," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak