Budi memastikan pasien pertama Omicron di Indonesia itu sudah menjalani karantina di Wisma Atlet dan sudah dites kembali pada hari ketiga dan hasilnya sudah negatif COVID-19.
"Mereka sudah diambil PCR kedua, dan hasil PCR semuanya negatif," tegas Budi.
Budi menjelaskan, awalnya pasien N bersama dua petugas kebersihan lain terdeteksi positif COVID-19 pada saat tes rutin di Wisma Atlet pada 8 Desember 2021.
Lalu ketiga sampel mereka dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes untuk diperiksa variannya dengan menggunakan metode Whole Genome Sequencing (WGS) pada 10 Desember 2021.
Baca Juga:Wagub DKI: Omicron Masuk Jakarta Melalui WNA
Hasil WGS menunjukkan sampel pasien N terkonfirmasi positif varian Omicron per tanggal 15 Desember.
Kasus ini sudah dikonfirmasi oleh adalah lembaga independen global yang melaporkan varian-varian virus, GISAID.

Kasus Probale Omicron
Selain itu, masih ada 5 kasus probable Omicron. Dua kasus adalah warga negara Indonesia yang baru kembali dari Amerika Serikat dan Inggris, keduanya tengah diisolasi di Wisma Atlet.
Sementara tiga kasus probable lainnya adalah warga negara asing dari China yang mendarat di Manado dan tengah diisolasi di sana.
Baca Juga:Perbedaan Varian Omicron dan Delta: Mutasi, Kemanjuran Vaksin, hingga Gejala
Sampel positif Covid-19 kelima orang tersebut saat ini tengah diperiksa oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes.