Kapolda Metro Jaya: Jangan Bosan Kritisi dan Beri Masukan ke Kami

Ada tiga kasus besar yang melibatkan anggota Polda Metro Jaya sepanjang tahun 2021.

Rizki Nurmansyah
Kamis, 30 Desember 2021 | 20:18 WIB
Kapolda Metro Jaya: Jangan Bosan Kritisi dan Beri Masukan ke Kami
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran (tengah) saat melakukan kunjungan ke Kampung Tangguh Jaya RW 13 Bidara Cina, Jakarta Timur, Sabtu (19/6/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

SuaraJakarta.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mempersilakan masyarakat memberi kritik dan masukan ke pihaknya. Fadil menegaskan jajarannya tidak anti kritik.

Segala kritik dari masyarakat, kata Fadil, modal untuk memperbaiki kekurangan serta memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

"Jangan bosan untuk mengkritisi kami dan memberi masukan ke kami. Karena kritisi itu adalah energi buat kami dan kami bangga bisa bebenah untuk pelayanan masyarakat," kata Fadil, Kamis (30/12/2021).

Fadil juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat apabila ada perbuatan anggotanya yang telah menyakiti hati masyarakat.

Baca Juga:Tolak Laporan Korban Perampokan, Aipda Rudi Panjaitan Dimutasi ke Polda Papua Barat

"Saya sebagai kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, dengan segala kerendahan hati saya memohon maaf atas segala kekurangan, atas perilaku anggota Polda Metro Jaya yang telah menyakiti perasaan masyarakat, kami akan terus bebenah," ujarnya.

Ada tiga kasus besar yang melibatkan anggota Polda Metro Jaya sepanjang tahun 2021.

Kasus pertama melibatkan Aipda Ambarita (anggota Polres Metro Jakarta Timur) yang bertugas dalam tim patroli Raimas Backbone.

Kasusnya mencuat setelah beredar video viral yang menampilkan Aipda Ambarita memaksa untuk memeriksa ponsel warga dengan tidak mengikuti prosedur.

Kasus kedua adalah penolakan laporan terhadap warga yang menjadi korban perampokan oleh anggota Polsek Pulogadung bernama Aipda Rudi Panjaitan.

Baca Juga:Emak-emak Tanah Abang Usul Remaja Tawuran Difasilitasi Ring Tinju, Kapolda: Menarik Juga

Kasus tersebut kemudian mencuat ke publik dan yang bersangkutan dikenai sanksi dimutasi ke Polda Papua Barat atas tindakannya tersebut.

Kasus ketiga adalah kasus penembakan yang menewaskan satu orang oleh anggota Satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya berinisial Ipda OS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak