SuaraJakarta.id - Desain baru Tugu Pamulang masih jadi sorotan. Banyak yang memuji dengan wajah barunya itu ketimbang desain lama yang disebut mirip toren air.
Salah satunya Sejarawan dan Budayawan Kota Tangerang Selatan (Tangel), TB Sos Rendra. Dia memuji wajah baru Tugu Pamulang usai direnovasi oleh Pemerintah Provinsi Banten.
"Desain tugunya bagus, menurut saya menakjubkan," kata Rendra kepada SuaraJakarta.id, Senin (10/1/2021).
Meski begitu, dia menilai bahwa desain Tugu Pamulang itu cocoknya dibangun di Serang. Pasalnya, tugu tersebut mirip menara Banten Lama yang berada di Kota Serang.
Baca Juga:Melati Gantikan Anggrek Jadi Simbol Khas Tangsel di Tugu Pamulang, Wali Kota: Memaksakan
Terlebih menurutnya, tidak ada simbol yang mewakili Kota Tangsel pada tugu yang menghabiskan anggaran Rp 700 juta itu.
"Kalau sepintas melihat gambar tugu itu cocoknya di Serang, bentuknya menara juga adanya di Banten. Enggak ada khas Tangsel-nya," ungkapnya.
Menurutnya, sebagai bangunan ikonik yang dibangun di Kota Tangsel, harusnya ada simbol yang mewakili kota tersebut. Seperti historis sejarah pahlawan seribu, Sungai Cisadane atau kebun karet yang merupakan lahan awal Kota Tangsel.
"Menurut budayawan Tangsel harusnya di bawah itu kebun karet, getek dan rakit sama Sungai Cisadane atau bahkan relief sejarah Pahlawan Seribu," bebernya.
"Tangerang misalnya ada khasnya bata limau, Sungai Cisadane dan anyam-anyaman. Bogor khas Kujang-nya. Ini di Tugu Pamulang khas Tangsel apanya?" tambah Rendra.
Baca Juga:Pukul Driver Ojol di Pamulang, Oknum Prajurit TNI AL Ditahan Pomal
![Sejarawan Kota Tangerang Selatan TB Sos Rendra berada di monumen dan relief Pahlawan Seribu di Cilenggang, Serpong, Tangsel, Senin (16/8/2021). [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/08/17/71020-sejarawan-tb-sos-rendra.jpg)
Perpaduan Banten dan Betawi
- 1
- 2