SuaraJakarta.id - Seorang siswa SMAN 20 Sawah Besar Jakarta Pusat terkonfirmasi positif COVID-19. Proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah itu pun dihentikan sementara.
Seluruh kegiatan PTM 100 persen di SMAN 20 Sawah Besar Jakarta Pusat telah dihentikan sejak Selasa (11/1/2022) lalu hingga Minggu (16/1/2022) mendatang.
Kegiatan PTM akan kembali dilakukan pada, Senin (17/1/2021) pekan depan. Selama PTM dihentikan sementara, para siswa melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau belajar online.
"Di Jakarta Pusat ada satu SMAN 20, itu dihentikan sementara PTM-nya, diganti dengan PJJ, karena salah satu siswa terkonfirmasi COVID-19," kata Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pendidikan Wilayah I Jakarta Pusat, Slamet, saat dikonfirmasi, Kamis (13/1/2022).
Baca Juga:6 Sekolah di Jakarta Timur yang Hentikan Sementara PTM 100 Persen Akibat Kasus COVID-19
"Penutupan sementara dimaksudkan untuk memutus penyebaran COVID-19. Siswa per tanggal 17 Januari, PTM akan kembali dilaksanakan," sambungnya.
Slamet menjelaskan, siswa tersebut positif terpapar COVID-19 sejak Senin (10/1/2022). Pihak sekolah pun telah melakukan testing dan tracing kepada siswa dan guru yang pernah kontak erat dengan siswa positif COVID-19 tersebut.
"Tes PCR kita lakukan kepada siswa dan guru yang kontak langsung dengan siswa tersebut. Sebanyak 34 orang siswa dan 26 guru, Alhamdulillah hasilnya semua dinyatakan negatif," kata Slamet.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, siswa tersebut terpapar COVID-19 dari keluarganya. Puskesmas Kecamatan Sawah Besar pun turut melakukan testing dan tracing pada keluarga siswa itu.
Baca Juga:Ditemukan Kasus COVID-19, PTM di 7 Sekolah di DKI Jakarta Dihentikan Sementara