"Karena tempat pengungsian menurut mereka kejauhan. Sebab ada yang di wilayah RT 02, RT 05. Sedangkan titik pengungsian itu di RPTRA, lokasinya di RT 8," pungkasnya.
Motor Mogok
Sementara itu, belasan motor mogok akibat nekat menerobos banjir setinggi 20-30 cm di sepanjang Jalan Kamal Raya, Jakarta Barat.
Salah satu pengendara, Dimas (26) mengatakan, motornya mogok akibat menerobos genangan.
"Tadi dari sana menerobos banjir. Sebenarnya sih aman-aman aja kalau gak macet, jadi langsung bisa bablas," ungkapnya.
Dia pun terpaksa menepi sejenak menunggu hingga ketinggian air kira-kira dapat dilewati.
Namun ia masih belum tahu harus menunggu sampai kapan.
"Enggak tahu nih, paling tunggu sedikit surut. Mau cari bengkel juga tadi enggak ketemu," jelasnya.
![Dimas (26) salah seorang pengendara motor yang kendaraannya mogok akibat nekat menerobos banjir di Jalan Kamal Raya, Tegal Alur, Jakarta Barat, Rabu (19/1/2022). [Suara.com/Faqih Fathurrahman]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/01/19/83093-banjir-di-jalan-kamal-raya-jakarta-barat.jpg)
Diberitakan sebelumnya, banjir dengan ketinggian 20-30 sentimeter menggenangi Jalan Kamal Raya sepanjang 2km.
Baca Juga:Titik Banjir Jakarta Meluas Menjadi 102 RT, Terbanyak di Kelurahan Tegal Alur
Banjir akibat tingginya intensitas curah hujan pada Rabu (19/1/2022) dini hari belum juga surut hingga Rabu sekitar pukul 16.00 WIB.