2 Kekuatan yang Dapat Cegah Penundaan Pemilu 2024, Azis Samual Mengelak Terlibat Kasus Pengeroyokan Ketum KNPI

Umumnya banyak yang menolak penundaan Pemilu 2024.

Rizki Nurmansyah
Kamis, 03 Maret 2022 | 07:00 WIB
2 Kekuatan yang Dapat Cegah Penundaan Pemilu 2024, Azis Samual Mengelak Terlibat Kasus Pengeroyokan Ketum KNPI
Ilustrasi kotak suara Pemilu [suara.com/Adrian Mahakam]

SuaraJakarta.id - Wacana penundaan Pemilu 2024 terus berhembus. Isu ini memunculkan pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Umumnya banyak yang menolak penundaan Pemilu 2024. Salah satunya pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina Jakarta Hendri Satrio.

Hendri menyebut ada dua kekuatan yang dapat cegah penundaan Pemilu 2024, yaitu rakyat dan media massa.

Berita dua kekuatan yang dapat cegah penundaan Pemilu 2024 ini merupakan satu dari lima berita SuaraJakarta.id yang paling banyak dibaca, Rabu (2/3/2022).

Selain itu, ada berita soal politisi Golkar Azis Samual yang mengelak terlibat kasus pengeroyokan Ketum KNPI Haris Pertama.

Lalu ada berita terkait aksi pemalakan sopir pikap di Cilincing, serta bocah di Tangsel diperkosa kuli bangunan.

Lainnya ada berita Gerindra tegaskan tolak penundaan Pemilu 2024.

Berikut daftar lima berita SuaraJakarta.id selengkapnya yang paling banyak dibaca kemarin:

1. Gerindra Tegaskan Tolak Penundaan Pemilu 2024: Ini Perintah Konstitusi

Ilustrasi pemilu - Gerindra Tegaskan Tolak Penundaan Pemilu 2024: Ini Perintah Konstitusi. (Unsplash/5Element)
Ilustrasi pemilu - Gerindra Tegaskan Tolak Penundaan Pemilu 2024: Ini Perintah Konstitusi. (Unsplash/5Element)

Pro kontra terhadap wacana penundaan Pemilu 2024 terus bergulir. Salah satu pihak yang kontrak yakni Partai Gerindra.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sugiono menegaskan partainya menolak wacana penundaan Pemilu 2024 sejumlah elite partai politik.

Baca selengkapnya

2. Viral 2 Remaja Diduga Palak Sopir Pikap di Cilincing, Polisi: Kami Akan Buru Pelakunya

Tangkapan layar video viral aksi dua remaja pria diduga memalak sopir pikap di Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (2/3/2022). [Instagram@merekamjakarta]
Tangkapan layar video viral aksi dua remaja pria diduga memalak sopir pikap di Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (2/3/2022). [Instagram@merekamjakarta]

Sebuah video yang memperlihatkan aksi dugaan pemalakan terhadap sopir pikap viral di media sosial.

Peristiwa itu dilaporkan terjadi di Jalan Raya Cilincing, Koja, Jakarta Utara, Rabu (2/3/2022).

Baca selengkapnya

3. Bejat! Kuli Bangunan Perkosa Bocah Kelas 1 SD di Tangsel

Ilustrasi kekerasan seksual terhadap bocah. [SuaraJogja.com / Ema Rohimah]
Ilustrasi kekerasan seksual terhadap bocah. [SuaraJogja.com / Ema Rohimah]

Aksi bejat dilakukan oleh kuli bangunan berinisial RR (43). Ia tega memperkosa bocah kelas 1 SD di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Peristiwa pemerkosaan itu terjadi di Kecamatan Ciputat, Tangsel. Pelaku bahkan sempat dihajar warga saat diamankan pada Senin (28/2/2022).

Baca selengkapnya

4. Azis Samual Mengelak Terlibat Kasus Pengeroyokan Ketum KNPI, Polda Metro: Silakan Saja, Penyidik Ada Alat Bukti

Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat. [ANTARA/FIanda Sjofjan Rassat]
Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat. [ANTARA/FIanda Sjofjan Rassat]

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat menegaskan, polisi memiliki alat bukti dalam penetapan Azis Samual dalam kasus pengeroyokan Ketua Umum KNPI Haris Pertama.

Penegasan ini menanggapi pernyataan Azis Samual yang mengelak terlibat dalam kasus pengeroyokan Ketum KNPI Haris Pertama.

Baca selengkapnya

5. Pengamat Ungkap 2 Kekuatan yang Dapat Cegah Penundaan Pemilu 2024: Rakyat dan Media Massa

Ilustrasi pemilu - Pengamat Ungkap 2 Kekuatan yang Dapat Cegah Penundaan Pemilu 2024: Rakyat dan Media Massa. (VectorStock)
Ilustrasi pemilu - Pengamat Ungkap 2 Kekuatan yang Dapat Cegah Penundaan Pemilu 2024: Rakyat dan Media Massa. (VectorStock)

Isu penundaan Pemilu 2024 terus bergulir di tengah masyarakat. Umumnya berharap penundaan pemilihan umum (Pemilu) tidak terjadi, sebab dinilai langgar konstitusi.

Terkait ini, pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina Jakarta Hendri Satrio pun angkat bicara.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini