facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kisah Garda Terakhir Penanganan Covid-19 di TPU Tegal Alur, Nyaris Kibarkan Bendera Putih

Rizki Nurmansyah Kamis, 03 Maret 2022 | 08:05 WIB

Kisah Garda Terakhir Penanganan Covid-19 di TPU Tegal Alur, Nyaris Kibarkan Bendera Putih
Penampakan petugas penggali kubur jenazah Covid-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat. (Suara.com/Arga)

Ia merasa sudah tidak sanggup, karena harus memakamkan puluhan hingga ratusan jenazah pasien Covid-19 dalam satu hari.

SuaraJakarta.id - Dua tahun sudah pandemi melanda Indonesia sejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan kasus Covid-19 pertama di Tanah Air pada 2 Maret 2019. Saat itu, satu keluarga asal Depok menjadi pasien pertama Covid-19.

Dua tahun pandemi terjadi, namun belum ada tanda-tanda statusnya akan turun menjadi endemi. Gelombang kasus Covid-19 di Indonesia masih tergolong tinggi. Terlebih kekinian ada Covid-19 varian baru Omicron.

Kondisi ini membuat para penggali kubur di TPU khusus pemakaman Covid-19 harus terus siap siaga. Salah satunya Wawin, petugas pemakaman di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat.

Wawin pun mengenang tugasnya sebagai garda terakhir penanganan Covid-19. Terutama saat angka kematian akibat Covid-19 di Jakarta sangat tinggi pada Juli 2021 silam.

Baca Juga: 2 Tahun Pandemi: Cerita Penggali Kubur di TPU Jombang Tangsel, Disemprot Keluarga Korban-Kerja Sampai Pagi

Saat itu, Wawin hampir saja mengibarkan bendera putih karena banyaknya antrean mobil ambulans yang membawa jenazah pasien Covid-19.

Wawin mengaku saat itu sangat kewalahan mengurus para jenazah yang akan dimakamkan.

Ia merasa sudah tidak sanggup, karena harus memakamkan puluhan hingga ratusan jenazah pasien Covid-19 dalam satu hari.

Penampakan kuburan jenazah Corona di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat. (Suara.com/Bagaskara).
Penampakan kuburan jenazah pasien Covid-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat. (Suara.com/Bagaskara).

"Waduh kemarin tuh pas lagi tinggi, capek banget. Hampir enggak sanggup ngurusnya," kata Wawin saat dihubungi Suara.com, Rabu (2/3/2022).

Saat itu, sejumlah alat berat juga diturunkan guna membantu para penggali kubur membuat tempat peristirahatan terakhir bagi para jenazah yang terpapar Covid-19.

Baca Juga: Dua Tahun Pandemi Covid-19, Ketua Satgas IDI Soroti Rekor Kematian Harian yang Sempat Tinggi

"Kalau enggak dibantu alat berat kita mah enggak sanggup," ungkapnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait