Oknum Perwira Polisi Rudapaksa Gadis 13 Tahun di Sulsel, Waketum Gerindra Desak RUU TPKS Disahkan

Sara yang juga menjabat Ketua Umum Tunas Indonesia Raya (TIDAR) mengatakan, bukan tanpa alasan dia meminta disahkannya RUU TPKS.

Rizki Nurmansyah
Jum'at, 04 Maret 2022 | 06:30 WIB
Oknum Perwira Polisi Rudapaksa Gadis 13 Tahun di Sulsel, Waketum Gerindra Desak RUU TPKS Disahkan
Ketua Umum Tunas Indonesia Raya (TIDAR) dan Waketum Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Selasa (17/11/2020). [Ist]

Sebagai aktivis, ia menegaskan tidak akan pernah berhenti menyuarakan keadilan dan menjadi garda terdepan bagi setiap perempuan dan anak yang membutuhkan perlindungan.

Sara juga mengapresiasi Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Nana Sudjana yang mencopot jabatan oknum perwira polisi terduga pelaku pemerkosa tersebut.

"Kami mengapresiasi pihak kepolisian Polda Sulsel yang telah bergerak untuk menghadirkan keadilan bagi korban dan berani mengambil tindakan tegas bagi anggotanya yang melakukan eksploitasi seksual terhadap seorang anak dibawah umur," tutur keponakan dari Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.

Sebelumnya, berdasarkan informasi yang diterima, kasus dugaan pencabulan dilakukan oknum Pamen Polda Sulsel berpangkat AKBP terhadap ART-nya bernama IS berusia 13 tahun warga Griya Barombong.

Baca Juga:Ketua Umum Tidar Rahayu Saraswati Apresiasi Polda Sulsel, Cepat Tangani Kasus Kekerasan Seksual Terduga Pelaku Perwira

IS menjadi pelampiasan nafsu oknum perwira Polri itu setelah IS menjadi ART di rumah pejabat Ditpolairud Polda Sulsel sejak September 2021.

IS sendiri mengaku jika dirinya sudah dirudapksa sejak November 2021-Februari 2022 karena terus dipaksa dan diiming-imingi akan dibiayai pendidikannya termasuk membiayai kebutuhan hidup keluarganya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini