facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Foto Erick Thohir 'Mejeng' di ATM Bank BUMN, Deddy PDIP: Masih Dalam Batas Kewajaran

Rizki Nurmansyah Rabu, 18 Mei 2022 | 17:27 WIB

Foto Erick Thohir 'Mejeng' di ATM Bank BUMN, Deddy PDIP: Masih Dalam Batas Kewajaran
Menteri BUMN Erick Thohir (Antara)

Deddy memahami kehadiran Erick Thohir yang intens di ruang publik, termasuk media sosial, pasti menyebabkan pro dan kontra.

SuaraJakarta.id - Anggota Komisi VI DPR Deddy Yevri Hanteru Sitorus meminta agar foto Menteri BUMN Erick Thohir yang banyak terpampang di ATM-ATM bank BUMN tak dijadikan polemik berkepanjangan.

Menurut anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) itu, foto Erick Thohir di ATM bank BUMN masih dalam batas kewajaran. Sehingga tak perlu dipermasalahkan.

"Menurut saya masih dalam batas kewajaran dan etika," kata Deddy dalam keterangannya kepada media, Rabu (17/5/2022).

Terkecuali, kata Deddy, foto Menteri BUMN itu bernuansa kampanye pilpres seperti yang dilakukan salah satu kepala daerah dalam program mudik. Itu baru bisa disebut tidak etis bahkan cenderung manipulasi, ujarnya.

Baca Juga: Anggota DPR: Gambar Erick Thohir dalam ATM Masih Wajar

Menurutnya, kalau sekadar tampilan gambar pribadi, semua kementerian menaruh foto para menterinya dalam semua materi, wahana maupun media komunikasi publiknya. Hal yang sama juga dilakukan oleh kepala daerah.

"Sepanjang tidak ada aturan atau kepatutan yang dilanggar, harusnya bukan sesuatu yang perlu dipermasalahkan. Batasnya jelas menurut saya, regulasi dan etika atau kepantasan," kata dia.

Deddy memahami kehadiran Erick Thohir yang intens di ruang publik, termasuk media sosial, pasti menyebabkan pro dan kontra. Juga menjadi wajar ketika semua aktivitas itu dikait-kaitkan dengan isu pencalonan pilpres.

"Sah-sah saja orang berargumentasi tetapi fundamentalnya adalah apakah ada hukum dan kepatutan yang dilanggar? Itu yang seharusnya jadi perdebatan," ucap Deddy.

Menurut dia, Erick punya hak politik dan jabatan menteri itu jabatan politis, sehingga wajar mendapatkan keuntungan politik dari jabatan yang diembannya.

Baca Juga: Penjaga Rowo Bayu Ungkap Kisah Asli KKN di Desa Penari, Bikin Erick Thohir Merinding

"Semua terpulang kepada aturan yang ada, sikap presiden dan apakah Sang menteri bisa fokus dalam menjalankan tugas pokoknya," imbuhnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait