facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Polisi Bekuk DPO Otak Curanmor di Kalideres, Begini Modus dan Tampang Pelaku

Rizki Nurmansyah Senin, 20 Juni 2022 | 21:38 WIB

Polisi Bekuk DPO Otak Curanmor di Kalideres, Begini Modus dan Tampang Pelaku
ZI (28), DPO sekaligus otak dan penadah hasil curanmor dengan modus tuduh korban sebagai pelaku penganiayaan saat dihadirkan dalam rilis kasus di Polsek Kalideres, Jakarta Barat, Senin (20/6/2022). [Dok. Istimewa]

ZI menjual hasil curian sindikatnya ke wilayah Lampung. Dalam sekali transaksi, satu buah motor curian dibanderol dengan harga Rp 5 juta.

SuaraJakarta.id - Polsek Kalideres Jakarta Barat membekuk otak pencurian sepeda motor (curanmor) yang sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial ZI (28). Dari tangan pelaku petugas mengamankan 12 unit sepeda motor hasil kejahatan.

Kapolsek Kalideres, AKP Syafri Wasdar mengatakan, penangkapan ZI merupakan pengembangan kasus perampasan kendaraan bermotor dengan modus berpura-pura menuduh korban melakukan tindakan kekerasan terhadap adik pelaku.

Dalam kasus ini, ZI tidak menjadi penadah sendirian. Ada 5 penadah lain yang telah diringkus sebelumnya.

"Saat ini yang menjadi DPO sudah berhasil kami amankan. Jadi total keseluruhan terdapat 6 pelaku yang berhasil diungkap," katanya Syafri di Polsek Kalideres, Jakarta Barat, Senin (20/6/2022).

Baca Juga: Ke Kos-kosan Cari Pelaku Pengeroyokan, Polisi Malah Dapat Pelaku Curanmor Kakap

Selain menjadi penadah barang curian, ZI juga diketahui sebagai otak curanmor. Ia juga sebagai pendana setiap kali para pelaku lainnya akan beraksi.

"ZI merupakan otaknya yang membiayai dan mendanai untuk para pelaku melancarkan aksinya untuk mengambil kendaraan sepeda motor," jelas Syafri.

Biasanya, kata Syafri, ZI menjual hasil curian sindikatnya ke wilayah Lampung. Dalam sekali transaksi, satu buah motor curian dibanderol dengan harga Rp 5 juta.

"Tergantung jenis motor yang dijual," kata Syafri.

Dihadapan petugas ZI mengaku telah menjalani bisnis ini hampir setahun. Dengan total 78 unit kendaraan yang telah dijual.

Baca Juga: Terekam Kamera Pengawas, Aksi Maling Bawa Kabur Sepeda Motor Scoopy di Area Kos-Kosan

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku terancam dikenakan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait