Ibu Brigadir J Sudah Punya Firasat Anaknya Tewas karena Dibunuh

Keluargan terkejut mendengar keterangan Kapolri yang mengatakan Brigadir J ditembak atas perintah atasannya, Irjen Ferdy Sambo.

Rizki Nurmansyah
Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:16 WIB
Ibu Brigadir J Sudah Punya Firasat Anaknya Tewas karena Dibunuh
Rosti Simanjuntak, ibu Brigadir J, didampingi kerabatnya histeris saat mendatangi makam anaknya sebelum autopsi ulang di Sungai Bahar, Muarojambi, Jambi, Rabu (27/7/2022). [ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan]

SuaraJakarta.id - Rosti Simanjuntak, ibu almarhum Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, sudah punya firasat bahwa kematian putranya karena dibunuh. Hal itu disampaikan Samuel Hutabarat, ayah Brigadir J.

Samuel mengatakan, dia dan istrinya menonton lewat tayangan televisi saat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan tersangka baru kasus kematian Brigadir J, Selasa (9/8/2022) malam.

Dia pun mengungkapkan keluarganya terkejut mendengar keterangan Kapolri yang mengatakan Brigadir J ditembak atas perintah atasannya, Irjen Ferdy Sambo—mantan Kadiv Propam Polri.

"Istri saya setelah menonton keterangan resmi dari Mabes Polri bersama keluarga langsung terkejut mendengar tersangka baru mantan pimpinan almarhum Yoshua, Irjen Ferdy Sambo," kata Samuel, Rabu (10/8/2022).

Baca Juga:Jadi Tersangka Kasus Brigadir J, Begini Suasana Rumah Pribadi Ferdy Sambo

Samuel menambahkan, setelah Kapolri menjelaskan peran masing-masing para tersangka secara lebih mendalam, keluarga Brigadir J semakin sedih.

Sebab, lanjut Samuel, ternyata peristiwa itu bukan tembak-menembak antara Brigadir J dan tersangka Bharada Richard Eliezer atau Bharada E.

Samuel mengatakan istrinya sebenarnya sudah memiliki firasat kematian anaknya karena dibunuh.

Namun, awalnya dia mendapat informasi bahwa Brigadir J tewas setelah tembak-menembak dengan rekannya sesama anggota Polri.

Keluarga juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Polri, khususnya Kapolri dan Kabareskrim, yang berhasil mengungkap kasus kematian Brigadir J.

Baca Juga:Buntut Dugaan Rekayasa Kasus Brigadir J, Kapolri Diminta Bubarkan Tim Staf Ahli Dari Sipil, ISESS: Banyak Mudaratnya

Serta masyarakat luas yang memanjatkan doa agar kasus ini cepat terungkap pelaku utamanya.

Pihak keluarga juga sangat berterima kasih kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD yang merespons berbagai keluhan keluarga Brigadir J saat mereka mendatangi Kantor Menkopolhukam di Jakarta, beberapa waktu lalu. [Antara]

News

Terkini

Riza mengatakan, dirinya keluar dan menemui massa untuk mendengar apa yang menjadi tuntutan dalam aksi massa KRMP ini.

News | 20:07 WIB

"Selama lima tahun ini kami tidak pernah melakukan penggusuran," ucap Riza.

News | 19:56 WIB

Juga pernah beraksi merampok toko emas di kawasan Tangerang Raya lainnya.

News | 19:51 WIB

Putri keluar Gedung Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan sekitar pukul 17.25 WIB, dengan mengenakan baju tahanan.

News | 19:13 WIB

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria keluar menemui massa. Hanya saja, ia berdiri di balik gerbang Balai Kota.

News | 18:23 WIB

Anies juga didesak untuk keluar menemui massa. Jika Anies tak kunjung keluar, maka massa tak segan bertahan hingga menginap di lokasi aksi.

News | 17:31 WIB

Ia juga mengatakan secara fisik kondisi Putri Candrawathi dalam keadaan baik.

News | 17:07 WIB

Sigit berharap langkah penahanan yang dilakukan penyidik dapat menjawab pertanyaan publik yang selama ini menanyakan posisi Putri Candrawathi yang tidak kunjung ditahan.

News | 16:54 WIB

Kejadian pencurian kotak amal di Mushola Roudhatul Jannah kerap terjadi.

News | 16:29 WIB

Kapolri juga mengumumkan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawatahi ditahan di Rutan Mabes Polri.

News | 16:04 WIB

"Status FS secara resmi sudah tidak menjadi anggota Polri."

News | 15:32 WIB

Dijelaskan penyerangan gangster itu terjadi pukul 02.35 WIB.

News | 15:30 WIB

"Anies justru melanggengkan praktik penggusuran paksa di DKI Jakarta dengan tidak mencabut Peraturan tersebut."

News | 15:25 WIB

Syarifah menyebut penangkapan bermula saat pihak kepolisian mendapat informasi dari warga.

News | 15:22 WIB
Tampilkan lebih banyak