Legislator PSI Sebut Anies Ingkar Janji Soal Pergub Penggusuran

"Beliau beretorika hanya untuk kepentingan menang Pilgub, tapi tidak mengukur apa yang dijanjikan realistis. Sekarang jadinya ingkar janji," kata Anggara.

Erick Tanjung
Jum'at, 12 Agustus 2022 | 18:30 WIB
Legislator PSI Sebut Anies Ingkar Janji Soal Pergub Penggusuran
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Suara.com/Faqih)

SuaraJakarta.id - Anggota DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingkar janji karena sampai sekarang tidak mencabut peraturan gubernur atau Pergub era Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terkait penggusuran.

"Beliau beretorika hanya untuk kepentingan menang Pilgub, tapi tidak mengukur apa yang dijanjikan realistis. Sekarang jadinya ingkar janji," kata Anggara di Jakarta, Jumat (12/8/2022).

Menurut Politikus Partai Solidaritas Indonesia atau PSI DKI Jakarta itu menilai, tidak ada konsistensi untuk mencabut Pergub Nomor 207 Tahun 2016 tentang Penertiban Pemakaian/Penguasaan Tanah Tanpa Izin yang Berhak.

Sedangkan sisa masa kepemimpinan Gubernur Anies tinggal dua bulan yakni berakhir pada 16 Oktober 2022.

Baca Juga:Tertawa Dengar Interpelasi Anies Mau Dilanjutkan, Syarif Gerindra: Ketua DPRD DKI Sudah Bijak Tak Mungkin Meneruskan

Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI itu juga menilai pergub itu masih dibutuhkan selama masa jabatan Anies Baswedan sehingga Gubernur DKI itu memilih untuk tidak melakukan pencabutan.

"Waktu kampanye dulu Pak Anies selalu berjanji tidak akan melakukan penggusuran tapi ternyata itu hanya asal jeplak dan memainkan sentimen tanpa kajian matang," ujarnya.

Sementara itu, sebelumnya, Kepala Biro Hukum Pemprov DKI Yayan Yuhanah mengatakan pergub itu belum bisa dicabut pada 2022 karena belum masuk program perencanaan penyusunan regulasi.

"Kalaupun dicabut, tidak bisa tahun ini, harus tahun depan karena dimasukkan dulu dalam program penyusunan pergub tahun 2023," katanya di Jakarta, Senin (8/8).

Yayan menambahkan pihaknya siap menerima masukan masyarakat yang akan dikaji dalam evaluasi pergub warisan Ahok tersebut.

Baca Juga:Legislator PSI Sebut Anies Ingkar Janji Terkait Tidak Cabut Pergub Penggusuran

"Kalau memang ada masukan dari masyarakat untuk dikaji suatu regulasi, kami kaji apakah ini masih sesuai, apakah masih dibutuhkan," ucapnya.

News

Terkini

Berdasar hasil pemeriksaan penyidik terhadap Lesti selaku pelapor, Rizky Billar bukan sekali atau dua kali melakukan dugaan KDRT.

Lifestyle | 20:12 WIB

Sopir truk juga terekam memberikan sejumlah uang kepada pelaku.

News | 18:53 WIB

Kedua tersangka tersebut merupakan pengangguran. Mereka mengaku baru kali pertama melakukan penjambretan.

News | 18:17 WIB

Banjir kemarin terjadi sekira pukul 4 sore, setelah sebelumya hujan dengan deras mengguyur wilayah tersebut.

News | 17:17 WIB

Saat video call, wanita tersebut meminta H untuk melakukan adegan seksual.

News | 17:04 WIB

Sekarang kita mengedepankan sebuah model pengolahan sampah terpadu untuk mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA, ujar Anies.

News | 16:53 WIB

Tapi kalau di belakang, lebih dalam airnya, karena tanahnya lebih rendah. Terendam air banjir 80 sentimeter," kata Ibu Herman kepadaSuara.com

News | 15:48 WIB

Selain dihujat, Baim dan Paula juga resmi dilaporkan ke polisi.

Lifestyle | 15:27 WIB

Ferdy Sambo juga berdalih harus membunuh Brigadir J lantaran rasa cinta kepada istrinya Putri Candrawathi.

News | 15:16 WIB

Ade menyebut korban sempat dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

News | 14:43 WIB

Hujan yang deras disertai luapan air dari Kali Mampang menyebabkan banjir dengan ketinggian yang bervariatif.

News | 14:25 WIB

Anies mengatakan pembuatan sumur resapan berdasarkan masih banyaknya daerah berbentuk tanah cekung.

News | 12:49 WIB

"Terlapor emosi, mendorong korban dan membanting korban ke kasur dan mencekik leher korban sehingga korban terjatuh ke lantai."

News | 12:18 WIB

"Melakukan pemeriksaan terhadap korban, melakukan pemeriksaan dua orang ART/Pengasuh Anak dan karyawan Leslar Entertaiment."

News | 11:53 WIB

"Jadi kalau teman-teman lihat, mendung alat-alat itu sudah berada di lokasi yang terduga akan mengalami genangan sampai banjir."

News | 11:34 WIB
Tampilkan lebih banyak