Terekam CCTV, Polisi Buru Komplotan Begal Bersenjata Celurit yang Serang 2 Warga Cilincing saat Lagi Nongkrong

Kanit Reskrim Polsek Koja AKP Alex Chandra menyebut pihaknya sudah mengecek langsung lokasi kejadian tersebut.

Agung Sandy Lesmana | Rakha Arlyanto
Selasa, 27 September 2022 | 11:44 WIB
Terekam CCTV, Polisi Buru Komplotan Begal Bersenjata Celurit yang Serang 2 Warga Cilincing saat Lagi Nongkrong
Terekam CCTV, Polisi Buru Komplotan Begal Bersenjata Celurit yang Serang 2 Warga Cilincing saat Lagi Nongkrong. (tangkapan layar/ist)

SuaraJakarta.id - Polisi sedang memburu komplotan begal bersenjata celurit yang merampas handphone milik dua orang warga di kawasan Cilincing saat sedang nongkrong di pinggir jaan. Peristiwa itu sempat viral di media sosial.

Kanit Reskrim Polsek Koja AKP Alex Chandra menyebut pihaknya sudah mengecek langsung lokasi kejadian tersebut.

Kasus itu kini sedang diselidiki lebih lanjut.

"Masih kami lidik (selidiki)," kata Alex saat dikonfirmasi, Selasa (27/9/2022).

Baca Juga:Komplotan Begal di Jakarta Makin Bengis, Warga Cilincing Diserang Pakai Celurit saat Tiduran di Depan Toko

Viral

Aksi komplotan begal di Jakarta kembali marak dan makin beringas. Sebelumnya, dua orang warga di Jalan Kebon Baru, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara pada Senin (26/9/2022) menjadi sasaran para pelaku begal bersenjata celurit. Kedua korban diserang saat sedang asyik nongkrong di pinggir jalan.

Kejadian itu terekam kamera CCTV yang ada di sekitar lokasi dan viral di media sosial. Salah satunya diunggah oleh akun @merekamjakarta.

Dalma video, tampak semula kedua korban sedang nongkrong di sisi jalan. Tiba-tiba, sekelompok begal menyerang pelaku dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Komplotan begal itu disebut merampas ponsel milik korban. Sesudah itu para pelaku langsung melarikan diri.

Baca Juga:Oknum Polisi yang Diduga Perkosa Anak Tiri Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara dan Dipecat

News

Terkini

Proses evakuasi rumah roboh masih dilakukan oleh BPBD DKI Jakarta.

News | 21:15 WIB

Turnamen Piala Walikota Tangerang Grasstrack Motorcross ini berlangsung selama dua hari mulai tanggal 26 Nopember hingga 27 Nopember 2022 dengan membuka 23 kelas.

News | 20:47 WIB

Polisi baru-baru ini mengungkap fakta terbaru kasus kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat, yang ditemukan mengering.

News | 19:48 WIB

Saat gempa Cianjur terjadi, dirasakan cukup kencang di area situs.

News | 19:05 WIB

DVI Polri telah menerima 158 kantong jenazah, baik di RSUD Cimacan maupun di RSUD Sayang.

News | 18:17 WIB

Jokowi menyinggung 'rambut putih' yang disebutnya sebagai pemimpin yang memikirkan rakyat.

News | 18:09 WIB

"Kereta anjlok tertimpa tiang pantograf di Stasiun Kampung Bandan."

News | 17:50 WIB

"Jangan sampai kita memilih pemimpin yang senang duduk di Istana yang AC-nya dingin. Ini negara besar. Jangan hanya duduk manis di Istana presiden," kata Jokowi.

News | 16:03 WIB

Spanduk itu dibentangkan tepat di depan panggung di mana Presiden Jokowi sedang berpidato.

News | 15:38 WIB

Latif mengatakan pengemudi Land Cruiser berinisial SH sengaja memasang pelat palsu tersebut.

News | 15:14 WIB

Para dokter dan ahli medis Siloam dan SingHealth dapat memperoleh manfaat dari penelitian dan pelatihan klinis.

News | 14:32 WIB

Polisi masih menyelidiki kasus tewasnya mahasiswa UI yang ditabrak dan dilindas Eks Kapolsek Cilincing AKBP (purn) Eko Setia.

News | 12:30 WIB

Joko menyebut sejauh ini polisi sudah memeriksa sebanyak 5 saksi.

News | 11:17 WIB

Saat ini Baznas telah mendirikan 9 posko untuk membantu masyarakat terdampak gempa di Cianjur.

News | 10:43 WIB

Kejati DKI belum menerima seluruh berkas perkara dari lima tersangka yang dikirim Polda Metro Jaya. Baru empat berkas yang diserahkan.

News | 06:05 WIB
Tampilkan lebih banyak