Melawan, Dor! Polisi Tembak Dalang Pembunuhan Agen Mobil, Buron 2 Tahun

Berdasarkan hasil interogasi, motif pembunuhan dilatarbelakangi rasa sakit hati pelaku terhadap korban.

Rizki Nurmansyah
Sabtu, 01 Oktober 2022 | 17:40 WIB
Melawan, Dor! Polisi Tembak Dalang Pembunuhan Agen Mobil, Buron 2 Tahun
Ilustrasi pistol memuntahkan proyektil peluru - Dor! Polisi Tembak Dalang Pembunuhan Agen Mobil.

SuaraJakarta.id - Pelarian A (35) selama dua tahun akhirnya terhenti. Dalang pembunuhan agen mobil, Henri Goh, itu berhasil dibekuk bahkan polisi terpaksa menembaknya karena melawan saat hendak ditangkap.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir mengatakan, A merupakan otak pembunuhan Henri yang ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di Kabupaten Deli Serdang pada Mei 2020.

Motif pembunuhan ini karena sakit hati. A berhasil ditangkap polisi di Padang Lawas pada Sabtu (1/10/2022).

"Selama dua tahun ini petugas melakukan pengejaran dan akhirnya berhasil menangkap otak pelaku," ujar Fathir.

Baca Juga:Jadi Dalang Pencurian Motor dan Positif Sabu, Resti Minta Dibantu: Saya Anak Pedangdut Legendaris Imam S Arifin

"Terhadap pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur, karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap," sambungnya.

Fathir mengatakan, bahwa otak pelaku ini sempat masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) selama dua tahun. Sedangkan pelaku lainnya berinisial AA (20) yang sudah ditangkap sebelumnya, saat ini sedang menjalani proses hukum.

Berdasarkan hasil interogasi, motif pembunuhan dilatarbelakangi rasa sakit hati pelaku terhadap korban.

"Pelaku mengaku sakit hati, karena korban tidak memberikan komisi dari hasil penjualan mobil yang telah disepakati," katanya lagi.

Kasus pembunuhan tersebut terjadi pada Mei 2020 di sebuah bengkel di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Baca Juga:Dalang Curanmor, Anak Pedangdut Imam S Arifin Dalih ke Korban Jadi Istri Simpanan

Korban pembunuhan itu ditemukan dalam kondisi tangan, kaki dan leher terikat. Satu unit mobil milik korban juga dilarikan oleh pelaku. [Antara]

News

Terkini

Proses evakuasi rumah roboh masih dilakukan oleh BPBD DKI Jakarta.

News | 21:15 WIB

Turnamen Piala Walikota Tangerang Grasstrack Motorcross ini berlangsung selama dua hari mulai tanggal 26 Nopember hingga 27 Nopember 2022 dengan membuka 23 kelas.

News | 20:47 WIB

Polisi baru-baru ini mengungkap fakta terbaru kasus kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat, yang ditemukan mengering.

News | 19:48 WIB

Saat gempa Cianjur terjadi, dirasakan cukup kencang di area situs.

News | 19:05 WIB

DVI Polri telah menerima 158 kantong jenazah, baik di RSUD Cimacan maupun di RSUD Sayang.

News | 18:17 WIB

Jokowi menyinggung 'rambut putih' yang disebutnya sebagai pemimpin yang memikirkan rakyat.

News | 18:09 WIB

"Kereta anjlok tertimpa tiang pantograf di Stasiun Kampung Bandan."

News | 17:50 WIB

"Jangan sampai kita memilih pemimpin yang senang duduk di Istana yang AC-nya dingin. Ini negara besar. Jangan hanya duduk manis di Istana presiden," kata Jokowi.

News | 16:03 WIB

Spanduk itu dibentangkan tepat di depan panggung di mana Presiden Jokowi sedang berpidato.

News | 15:38 WIB

Latif mengatakan pengemudi Land Cruiser berinisial SH sengaja memasang pelat palsu tersebut.

News | 15:14 WIB

Para dokter dan ahli medis Siloam dan SingHealth dapat memperoleh manfaat dari penelitian dan pelatihan klinis.

News | 14:32 WIB

Polisi masih menyelidiki kasus tewasnya mahasiswa UI yang ditabrak dan dilindas Eks Kapolsek Cilincing AKBP (purn) Eko Setia.

News | 12:30 WIB

Joko menyebut sejauh ini polisi sudah memeriksa sebanyak 5 saksi.

News | 11:17 WIB

Saat ini Baznas telah mendirikan 9 posko untuk membantu masyarakat terdampak gempa di Cianjur.

News | 10:43 WIB

Kejati DKI belum menerima seluruh berkas perkara dari lima tersangka yang dikirim Polda Metro Jaya. Baru empat berkas yang diserahkan.

News | 06:05 WIB
Tampilkan lebih banyak