SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi kawasan pesisir Jakarta, tepatnya di Pelabuhan Muara Angke, Senin (3/10/2022) sore. Kegiatan ini dilakukan setelah pada pagi harinya Anies dideklarasikan sebagai Calon Presiden (Capres) oleh partai NasDem.
Kegiatannya kali ini bertujuan untuk meresmikan Pelabuhan Muara Angke yang baru selesai direvitalisasi. Anies berharap, kehadiran pelabuhan ini dapat memfasilitasi kebutuhan mobilitas warga kepulauan ke daratan dan begitu pula sebaliknya, dengan kuantitas yang lebih banyak.
"Jakarta adalah sebuah kota yang terdiri dari kawasan daratan dan kepulauan. Karena itu pembangunan di Jakarta harus menjangkau semua. Alhamdulillah sore ini salah satu niat untuk melakukan pembangunan di semua aspek tertuntaskan," ujar Anies di lokasi.
Anies mengatakan, seharusnya warga Kepulauan Seribu memiliki fasilitas yang setara dengan mereka yang tinggal di wilayah daratan. Ia menyebut pelabuhan ini dibuat demi memberikan kenyamanan pada warga kepulauan.
Baca Juga:Puji NasDem usai Resmi Diusung jadi Bacapres, Tapi Anies Pilih Ini Dulu Jelang Pilpres 2024
"Sehingga ini akan bisa membuat intensitas pergerakan penduduk dari pulau ke daratan dan sebaliknya meningkat, dan insya Allah meningkatkan produktivitas," jelasnya.
Mantan Mendikbud ini juga berpesan agar Pelabuhan Muara Angke ini dijaga dengan baik. Sebab, pelabuhan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga kepulauan melalui kemudahan untuk mengakses transportasi dari pulau ke daratan.
"Kami berharap fasilitas ini dijaga dengan baik dan harapannya fasilitas ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kepulauan. Karena kita tahu selama beberapa tahun program di Kepulauan Seribu komprehensif," tuturnya.
Lebih lanjut revitalisasi terminal pelabuhan seluas 6.700 meter persegi ini mempunyai beragam fasilitas yang ramah bagi kaum difabel, seperti ramp, lift, eskalator, toilet untuk umum dan disabilitas.
Lalu, tempat parkir yang luas, kantin/pujasera, sistem gate in pintu masuk dengan sistem e-ticketing, taman, kamera CCTV, musala, dan ruang tunggu yang luas dan nyaman untuk 800 orang, hingga layar informasi keberangkatan.
Baca Juga:NasDem Usung Anies Jadi Bacapres, Presiden PKS: Berjiwa Nasionalis-Regilius, Simbol Perubahan
Pelabuhan ini dapat menampung hingga 2.000 orang. Terdapat dua jenis kapal yang melayani rute perjalanan menuju Kepulauan Seribu, yaitu Kapal Dinas Perhubungan (Dishub) dengan kisaran harga tiket Rp 44.000-Rp 74.000 dan Kapal Tradisional dengan harga tiket Rp 82.000-Rp 150.000.
- 1
- 2