Perkuat Ekonomi Syariah, Pos Indonesia Luncurkan Pospay Gold

Pospay Gold diyakini dapat membantu masyarakat Indonesia untuk berinvestasi.

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Kamis, 24 Agustus 2023 | 17:06 WIB
Perkuat Ekonomi Syariah, Pos Indonesia Luncurkan Pospay Gold
Perkuat Ekonomi Syariah, Pos Indonesia Luncurkan Pospay Gold. (Dok:Pos Indonesia)

Pada kesempatan itu, Haris juga berharap Pospay Gold bisa menjadi fitur yang dipercaya masyarakat sekaligus mendongkrak percepatan kegiatan ekonomi syariah di Tanah Air. Selain itu, ia berharap seluruh pihak Pos Indonesia juga bisa menggaungkan Pospay Gold sehingga makin dikenal di masyarakat luas.

"Gerakan kita setelah ini, bagaimana supaya Pospay Gold ini betul-betul bisa dikenal oleh masyarakat luas. Tidak hanya masyarakat secara pribadi, tetapi juga institusi-institusi. Karena misalnya, dengan adanya Pospay Gold ini bisa jadi orang atau institusi yang punya emas bisa di Pospay Gold saja, menyimpannya di PT Pos Indonesia. Pada saat mereka butuh, mereka tinggal minta karena kita punya vaulting sendiri," paparnya.

Peluncuran Pospay Gold dihadiri dan disaksikan sejumlah tamu penting. Di antaranya, Direktur Utama Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi, President Kinesis Global dan President Commisioner Bullion Ecosystem International Eric Thomas Maine, Direktur Utama Jakarta Futures Exchange Stephanus Paulus Lumintang, dan Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan Republik Indonesia Tirta Karma Senjaya S.si M.se, mewakili Plt Kepala Bappebti.

Selain peluncuran Pospay Gold, Pos Indonesia juga menggelar kegiatan seminar ekonomi syariah yang dipandu oleh Laras Tahira sekaligus sebagai moderator. Acara dibagi menjadi dua sesi.

Baca Juga:Genjot Jumlah Kepesertaan BPU BPJamsostek, Pos Indonesia Umumkan Pemenang Racing Contest Joint Marketing Periode I

Sesi pertama berjudul 'Mengupas Pospay Gold' yang menghadirkan beberapa keynote speaker. Di antaranya, Direktur Utama Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi, President Kinesis Global dan President Commisioner Bullion Ecosystem International Eric Thomas Maine, Direktur Utama Jakarta Futures Exchange Stephanus Paulus Lumintang, dan Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan Republik Indonesia Tirta Karma Senjaya S.si M.se, mewakili Plt Kepala Bappebti.

Talkshow yang berlangsung selama 20 menit ini menjelaskan bahwa Pospay Gold yang resmi rilis hari ini sebagai fitur andalan pada Pospay Super app merupakan platform transaksi fisik emas secara digital di dalam bursa JFXGOLD X yang merupakan pertama di Indonesia. Pada kesempatan ini disampaikan bahwa JFXGOLD X dan Pospay Gold merupakan pencapaian teknologi perdagangan berskala dunia yang berhasil dikembangkan anak bangsa.

Sesi talkshow kedua mengundang tiga pembicara, yaitu Bapak Ir. Putu Rahwidhiyasa, MBA, CIPM (Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah), Bapak Dr. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen (Pakar Ekonomi Syariah), Ibu Roswitha Jassin. SE. MBA. IFP. CFP. QLP (Finansial Planner Syariah). 

Melalui seminar ekonomi syariah ini, Pos Indonesia (Persero) resmi melakukan penguatan pada ekosistem digital ekonomi syariah yang secara masif dan akan menjadi indikator keberhasilan utama pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. PT Pos Indonesia selaku perusahaan postal service pertama di dunia yang telah mengembangkan dan memiliki layanan system perdagangan fisik komoditi secara real time dan akses pasar langsung dengan bangga merilis Pospay Gold.

Jual beli fisik emas secara digital di Pospay Gold menggunakan fisik emas berstandar London Bullion Market Association dengan tingkat kemurnian 999.9, fisik emas disimpan dengan baik di Gudang custodian yang teregulasi dan berada dikawasan yang diawasi Bea cukai. Fisik emas di Pospay Gold dapat ditransaksikan mulai dari 0,01 gram atau setara dengan Rp10 ribu.

Baca Juga:Kerja Sama BPJS Ketenagakerjaan dan PT Pos Berjalan Apik, 42 Ribu Pekerja Informal Terlindungi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini