Jelang Lawan Taiwan, Ini 3 Kekurangan yang Wajib Diperbaiki Timnas Indonesia

Timnas Indonesia masih memiliki kekurangan jelang lawan Taiwan di laga kedua Grup F Asian Games 2022, apa saja?

Rauhanda Riyantama
Kamis, 21 September 2023 | 13:14 WIB
Jelang Lawan Taiwan, Ini 3 Kekurangan yang Wajib Diperbaiki Timnas Indonesia
Timnas Indonesia U-24 di ajang Asian Games (dok. pssi)

SuaraJakarta.id - Jelang Timnas Indonesia U-24 melawan Taiwan lanjutan babak penyisihan Grup F Asian Games 2022, tiga masalah masih membayangi skuad asuhan Indra Sjafri.

Optimisme menatap laga melawan Taiwan, meski Timnas Indonesia U-24 masih memiliki beberapa kekurangan yang bisa berakibat fatal.

Timnas Indonesia U-24 boleh saja berbangga usai mengalahkan Kirgistan, lewat strategi yang diterapkan sang pelatih Indra Sjafri.

Meski begitu sangat terlihat nyaris 90 menit penuh skuad Garuda Muda berada di bawah tekanan Kirgistan, beruntung lini bertahan solid.

Selain itu buruknya penyelesaian akhir pemain Kirgistan menyelematkan gawang Ernando Ari dari kebobolan di laga tersebut.

Para fan berharap Indra Sjafri mampu membenahi hal-hal yang dinilai menjadi masalah ketika bermain melawan Kirgistan.

Secara kasat mata beberapa kesalahan pemain Timnas Indonesia U-24 terlihat dengan jelas, lantas apa saja masalah itu? berikut di antaranya.

1. Passing Kurang Efektif

Passing kurang efektif masih diperlihatkan para pemain Timnas Indonesia U-24 ketika melawan Kirgistan di laga pertama fase grup.

Tak sedikit hasil passing tersebut yang berubah menjadi bencana dan mengancam gawang sendiri setelah dimanfaatkan pemain lawan.

Beruntung lini bertahan Garuda Muda yang dikomandoi Rizky Ridho tampil solid, membantu gawang Ernando Ari tetap terjaga tanpa kebobolan.

2. Longball Tak Perlu

Dalam beberapa momen tertentu, pemain Timnas Indonesia U-24 terlihat kebingungan saat membangun serangan dari belakang.

Hal yang dipilih adalah melambungkan bola, umpan lambung tak jelas dan tak terukur yang membuat rekan setim kesusahan sendiri.

Kondisi ini jelas tak memberi keuntungan, mengingat skema permainan yang efektif selama ini dibangun menggunakan umpan-umpan pendek.

3. Pelanggaran Tak Perlu

Dalam kondisi kelelahan para pemain kurang fokus hingga berakhir membuat pelanggaran sendiri, hal itu terlihat di menit-menit akhir laga melawan Kirgistan.

Pelanggaran seperti ini tidak perlu dilakukan, selain karena tak memberi dampak signifikan juga cenderung merugikan.

Para pemain harus lebih berpikir dewasa, tampil lebih tenang baik ketika dalam penguasaan bola maupun mencari bola dari lawan.

Kontributor: Eko

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini