SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov DKI) menyiapkan sebanyak 229 unit bus untuk arus balik Lebaran atau pascaperayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah dengan tujuan ke Jakarta.
"Kembali ke Jakarta nanti Minggu (6/4) dengan bus balik ke Jakarta total sebanyak 229 unit bus," Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo kepada wartawan saat ditemui di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Kamis seperti dimuat ANTARA.
Syafrin memastikan program mudik gratis telah selesai diberangkatkan. Nantinya, pihaknya mengadakan arus balik untuk truk pada Sabtu (5/4) dan penumpang pada Minggu (6/4).
"Kita harapkan warga yang sudah berangkat itu tiba dengan selamat di kampung, mereka berlebaran dengan baik," ujarnya.
Baca Juga:Terminal Kalideres Dipadati Pemudik, Harga Tiket Jadi Keluhan: Naiknya Nggak Kira-kira
Ke depannya, pihaknya berencana menambah kuota mudik gratis yang akan dimasukkan dalam usulan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.
Alasan ini mengingat banyaknya peminat untuk bisa kembali ke kampung halaman tanpa dipungut biaya.
"Kita harapkan ada tambahan karena memang berdasarkan hasil tadi, itu begitu banyak masyarakat yang antusias untuk melakukan pendaftaran mudik gratis," ucapnya.
Pemprov DKI memberangkatkan 521 unit bus dengan total kursi tersedia 22.430 ribu serta 20 unit truk dengan kapasitas 600 sepeda motor. Adapun truk pengangkut motor telah terlebih dahulu diberangkatkan pada Rabu (26/3).
Program Mudik Gratis diselenggarakan dengan tujuan ke 20 kota-kabupaten di 6 provinsi.
Baca Juga:Pemudik Berangkat dari Stasiun Gambir Meningkat pada H-4 Lebaran 2025
Tujuan tersebut adalah Bandar Lampung, Palembang, Tasikmalaya, Kuningan, Tegal, Pekalongan Semarang, Kebumen Cilacap, Purwokerto, Solo, Wonogiri, Wonosobo, Seragen, Yogyakarta, Madiun, Kediri, Jombang, Malang, dan Sidoarjo.
Penumpang Terminal Kalideres Tembus 4.000 Orang pada H-4 Lebaran
Penumpang mudik di Terminal Kalideres, Jakarta Barat tembus 4.000 orang pada H-4 Lebaran atau Kamis (27/3) malam.
"Sampai dengan jam 22.00 WIB jumlah penumpang masih 3.991 orang. Kalau sekarang sudah tembus 4.000 orang," kata Revi melalui pesan singkat kepada ANTARA di Jakarta, Kamis malam.
Meskipun belum memasuki hari baru, jumlah penumpang hari ini sudah meningkat drastis dari jumlah penumpang mudik pada Rabu (26/3) yang mencapai 2.923 penumpang.
Revi menyebut hingga pukul 24.00 WIB, jumlah penumpang yang berangkat mudik dari Terminal Kalideres terus meningkat diperkirakan bisa mencapai 5 ribu orang. "Bisa sampai 5 ribu orang malam ini," kata Revi.
Adapun tujuan mudik yang paling banyak adalah Padang, Palembang, dan Jawa Tengah.
"Masih terus kita awasi melalui posko-posko kita seperti posko pengamanan terpadu, posko kesehatan, posko PMI dan posko lainnya masih tetap operasional untuk melayani para penumpang mudik," imbuh Revi.
Revi melanjutkan, puncak arus mudik di Terminal Kalideres diprakirakan terjadi pada Jumat (28/3).
"Pada Jumat besok bisa tembus 6.000 penumpang, karena itu puncaknya arus mudiknya," kata Revi.
Kemudian, jumlah penumpang mudik akan berangsur turun pada Sabtu (29/3). "Besoknya, Sabtu itu bakal turun lagi. Karena sebagian besar penumpang mudik ya berangkat Jumat," tutur Revi.
Sebelumnya, Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengimbau penumpang mudik tidak menggunakan terminal bayangan saat berangkat libur lebaran 2025.
Kepala Dinas Perhubungan, Syafrin Liputo mengatakan imbauan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan.
“Kami terus melakukan penertiban terhadap terminal bayangan dan mengimbau masyarakat untuk berangkat dari terminal resmi agar perjalanan lebih aman dan nyaman,” ujar Syafrin.
Syafrin mengajak masyarakat memilih terminal resmi yang dikelola pemerintah, seperti Terminal Kalideres, Kampung Rambutan, Tanjung Priok, dan Pulogebang.