- Operasi SAR gabungan belum berhasil mengevakuasi jenazah korban pesawat ATR di pegunungan Maros hingga Minggu malam (18/1/2026).
- Cuaca buruk berupa hujan deras dan medan pegunungan curam menjadi kendala utama menghambat proses evakuasi korban.
- Tim SAR memutuskan bermalam di dekat lokasi penemuan jenazah, memprioritaskan keselamatan personel di atas segalanya.
5. Basarnas Utamakan Keselamatan Personel
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, menegaskan bahwa keselamatan tim menjadi prioritas utama dalam operasi SAR ini.
“Saat ini korban belum bisa diangkat. Beberapa kali sudah dicoba, tapi tidak berhasil karena kondisi cuaca dan medan. Malam ini tim SAR camp di dekat jenazah,” ujarnya.
6. Evakuasi Akan Dilanjutkan Saat Cuaca Membaik
Basarnas memastikan proses evakuasi akan kembali dilanjutkan setelah kondisi cuaca lebih aman. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta relawan setempat masih terus bersiaga di lokasi.
Baca Juga:Cek Fakta: Benarkah Prabowo Ingin Jadikan Purbaya sebagai Presiden Tahun Depan?
Koordinasi lintas instansi tetap dilakukan untuk menyiapkan skema evakuasi paling aman.
Operasi pencarian dan evakuasi pesawat ATR di Maros masih berlangsung. Informasi terbaru akan disampaikan seiring perkembangan kondisi cuaca dan situasi di lapangan.