Hacks MRT Jakarta April 2026: Trik Cari Gerbong Lebih Sepi dengan Bantuan Aplikasi MyMRTJ

Pengguna MRT Jakarta membagikan trik untuk mencari gerbong longgar saat jam sibuk karena aplikasi MyMRTJ belum menyediakan fitur kepadatan.

Tasmalinda
Kamis, 23 April 2026 | 23:15 WIB
Hacks MRT Jakarta April 2026: Trik Cari Gerbong Lebih Sepi dengan Bantuan Aplikasi MyMRTJ
Cara cek gerbong paling sepi lewat aplikasi, biar tak berdesakan [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Pengguna MRT Jakarta membagikan trik untuk mencari gerbong longgar saat jam sibuk karena aplikasi MyMRTJ belum menyediakan fitur kepadatan.
  • Penumpang dapat memanfaatkan aplikasi MyMRTJ untuk memantau jadwal kedatangan kereta guna menghindari kepadatan berlebih saat melakukan perjalanan harian.
  • Memilih posisi gerbong bagian tengah serta menghindari pintu keluar utama stasiun dapat meningkatkan kenyamanan penumpang selama perjalanan berlangsung.

SuaraJakarta.id - Penumpang MRT Jakarta kini bisa memanfaatkan aplikasi MyMRTJ untuk memantau jadwal kedatangan kereta dan menyusun strategi memilih gerbong yang relatif lebih longgar saat jam sibuk.

Namun perlu diketahui, hingga saat ini aplikasi resmi MyMRTJ belum memiliki fitur resmi untuk menampilkan kepadatan tiap gerbong secara real time.

Meski begitu, pengguna tetap bisa memanfaatkan fitur jadwal perjalanan dan informasi kedatangan kereta di aplikasi tersebut untuk menyusun strategi naik kereta tanpa harus berdesakan.

1. Gunakan Aplikasi MyMRTJ untuk Pantau Jadwal Kereta

Baca Juga:Jarang Diketahui! Cara Hemat Naik LRT & MRT Jakarta, Bisa Irit Ratusan Ribu Sebulan

Melalui aplikasi MyMRTJ, pengguna dapat melihat estimasi kedatangan kereta, membeli tiket, hingga memperoleh informasi promo dan layanan.

Dengan mengetahui jadwal kedatangan secara akurat, penumpang bisa memutuskan menunggu kereta berikutnya jika kondisi kereta yang datang terlalu padat.

2. Pilih Posisi Tengah Peron

Secara umum, gerbong paling depan dan paling belakang sering dipadati penumpang karena dekat dengan eskalator, lift, atau pintu keluar di sejumlah stasiun.

Sementara itu, gerbong bagian tengah cenderung sedikit lebih longgar, terutama saat jam sibuk pagi dan sore.

Baca Juga:Sebanyak 303 Ribu Pelanggan MRT Jakarta Manfaatkan Tarif Rp1

Strategi ini banyak dipakai commuter untuk menghindari antrean menumpuk di titik tertentu.

3. Perhatikan Akses Keluar di Stasiun Tujuan

Banyak penumpang memilih gerbong tertentu agar lebih dekat dengan akses keluar tercepat di stasiun tujuan.

Misalnya di stasiun kawasan perkantoran seperti Bundaran HI, Dukuh Atas, atau Blok M, beberapa titik peron sering dipenuhi penumpang yang mengejar pintu keluar terdekat.

Jika tidak terburu-buru, memilih gerbong sedikit lebih jauh bisa membuat perjalanan lebih nyaman.

4. Hindari Jam Puncak Jika Memungkinkan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak