- Seorang pemuda ditangkap di Duren Sawit pada Kamis (11/6/2026) karena menggunakan uang palsu senilai Rp12 juta saat transaksi motor.
- Aksi penipuan berhasil digagalkan setelah pemilik motor mencurigai keaslian uang pembayaran sesaat setelah transaksi jual beli tersebut selesai.
- Warga dan pihak kepolisian segera mengamankan pelaku serta menyita uang palsu tersebut sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan.
SuaraJakarta.id - Niat seorang pemuda untuk membawa pulang sepeda motor dengan cara instan justru berujung di kantor polisi. Ia diduga nekat membeli motor menggunakan uang palsu senilai Rp12 juta dalam transaksi cash on delivery (COD) di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Yang tidak disadari pelaku, korban ternyata langsung menaruh kecurigaan begitu menerima uang pembayaran. Kecurigaan itulah yang akhirnya menggagalkan upaya pelaku membawa kabur motor yang baru saja dibelinya.
Peristiwa yang terjadi di Jalan Pahlawan Revolusi, Pondok Bambu, Duren Sawit, Kamis (11/6/2026), itu sempat mengundang perhatian warga sekitar. Kerumunan pun tak terhindarkan setelah kabar adanya dugaan pembayaran menggunakan uang palsu menyebar di lokasi transaksi.
Berawal dari Transaksi Jual Beli Motor
Baca Juga:Ke Mana Uang Jamaah Hanania Group Mengalir? Polisi Telusuri Jejak Aset dan Rekening
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaku dan korban sebelumnya sepakat melakukan transaksi jual beli sepeda motor secara langsung.
Transaksi berjalan seperti biasa. Pelaku menyerahkan uang tunai kepada pemilik motor dengan nilai sekitar Rp12 juta. Setelah menerima uang tersebut, korban sempat mengira transaksi telah selesai dan berjalan lancar.
Namun beberapa saat kemudian, korban mulai memeriksa uang yang diterimanya lebih teliti. Dari situlah muncul kejanggalan yang membuatnya curiga. Korban menduga uang yang diterimanya bukan uang asli. Setelah diperiksa kembali, seluruh lembaran uang yang digunakan untuk membayar motor tersebut diduga merupakan uang palsu.
Menyadari dirinya kemungkinan menjadi korban penipuan, pemilik motor segera berupaya mengejar pelaku sebelum meninggalkan lokasi. Langkah cepat korban terbukti menjadi titik balik dalam kasus ini.
Jika saja kecurigaan tersebut muncul lebih lambat, bukan tidak mungkin pelaku sudah berhasil membawa kabur sepeda motor yang dibelinya.
Baca Juga:Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya
Warga Ikut Mengamankan Pelaku
Kabar adanya dugaan transaksi menggunakan uang palsu dengan cepat menyebar ke warga sekitar.
Sejumlah warga yang mengetahui kejadian itu ikut membantu mengamankan pelaku. Situasi sempat memanas karena banyak warga merasa geram dengan dugaan modus yang digunakan.
Beruntung, aparat kepolisian segera datang ke lokasi sehingga situasi dapat dikendalikan dan tidak berkembang menjadi aksi main hakim sendiri.
Pelaku kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kasus ini kini ditangani aparat kepolisian.
Selain memeriksa pelaku, polisi juga mendalami asal-usul uang yang digunakan dalam transaksi tersebut. Penyidik tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam peredaran uang palsu tersebut.