Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah
Sabtu, 29 Agustus 2020 | 12:34 WIB
Kondisi terkini Polsek Ciracas usai diserang sekelompok orang, Sabtu (29/8/2020). [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]

Bantah Keterlibatan Anggota TNI

Sementara itu, Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0505/Jakarta Timur, Kol Kav Rahyanto Edy, angkat bicara terkait insiden ini.

Edy mengatakan tidak ada keterlibatan anggotanya dalam insiden penyerangan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, pada Sabtu sekitar pukul 01.45 WIB.

"Sejauh ini tidak ada keterlibatan anggota kita dalam kejadian itu," kata Rahyanto Edy dalam konferensi pers di Markas Kodam Jaya Cawang, Jakarta Timur, dikutip dari Antara.

Baca Juga: Polsek Ciracas Diserang, Wakil Ketua DPR: Tak Dapat Ditolerir, Usut Tuntas!

Dandim Jakarta Timur Kol Kav Rahyanto Edy (kedua dari kanan) saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait insiden penyerangan Mapolsek Ciracas di Markas Kodam Jaya, Cawang, Sabtu dini hari (29/8/2020). (ANTARA/Andi Firdaus).

Aksi Anarkisme

Rahyanto menuturkan, pihaknya bersama Polri masih mendalami kejadian tersebut dengan melakukan olah TKP serta pemeriksaan saksi.

Menurut Rahyanto, kronologis kejadian bermula saat sekelompok orang tidak dikenal bergerak dari arah Cibubur ke Mapolsek Ciracas.

"Sepanjang perjalanan ada sejumlah aksi anarkisme," katanya.

Salah satunya fasilitas umum di sekitar kawasan TMII dan kawasan Cibubur.

Baca Juga: 7 Fakta Penyerangan Polsek Ciracas, 100 Orang Bakar dan Rusak Fasilitas

Namun Dandim belum memberikan keterangan perihal motif dari perusakan Polsek Ciracas.

Load More