SuaraJakarta.id - Viral motor bonceng 3 masuk Tol Jakarta-Cikampek di Bekasi Timur ternyata karena si pengendara panik. Motor itu masuk Tol Jakarta-Cikampek KM 08, Minggu (30/8/2020) kemarin.
Kejadian itu viral di media sosial. Motor itu bernomor polisi B 6974 UXC.
Humas Jasa Marga Hendra Damanik menjelaskan peritiwa itu terjadi pukul 14.30.
"Mereka masuk tol lewat gerbang Bekasi Timur," kata Hendra dalam siaran persnya, Senin (31/8/2020)
Hendra menjelaskan pemotor itu panik lantaran dikejar sebuah mobil.
Namun mereka akhirnya keluar lewat tol Bekasi Barat.
"Ada 3 orang. Mereka akhirnya dijemput keluarga," kata Hendra.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengamankan tiga remaja puteri pengendara satu unit sepeda motor yang nekat memasuki ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek).
"Jasa Marga sangat menyayangkan tindakan pengendara motor yang masuk dan menggunakan jalan tol hingga membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya," kata General Manager Representative Office 1 Jasa Marga Transjawa Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati melalui keterangan tertulis.
Baca Juga: Masuk ke Jalan Tol, Pengendara Motor Jatuh Tersenggol Pajero di Tol Japek
Widi mengatakan aksi nekat berujung kecelakaan pengendara motor itu terjadi di Tol Jakarta-Cikampek Km 8 arah Jakarta pada Minggu (30/8/2020) pukul 14.30 WIB, sementara video aksi mereka kini tersebar luas di media sosial.
"Kecelakaan itu melibatkan satu unit sepeda motor yang dikendarai tiga orang dengan mobil SUV Pajero," katanya.
Berdasarkan keterangan pengendara motor, mereka masuk melalui Gerbang Tol (GT) Bekasi Timur ke arah Cikampek kemudian putar balik ke arah Jakarta dan saat di Km 8 B Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta, sepeda motor tersebut mengalami kecelakaan.
"Mereka terjatuh usai menyenggol kendaraan Pajero di lajur 4. Berdasarkan kronologis dan keterangan pengendara motor, yang bersangkutan panik karena merasa dikejar mobil tidak dikenal," katanya.
Satgas Kamtib Jalan Tol-Jakarta Cikampek dibantu petugas kepolisian yang melakukan pengejaran kemudian mengamankan tiga orang tersebut.
Menurut Widi, larangan sepeda motor masuk ke dalam jalan tol dibuat demi keselamatan pengendara sepeda motor. Jalan tol itu hanya untuk kendaraan roda empat sehingga akan berbahaya sekali jika motor masuk ke dalam jalan tol karena jalan tol didesain untuk kecepatan tinggi.
Berita Terkait
-
Purbaya Akui Belum Terima Usulan Kemenhub soal Anggaran Flyover Kereta Api Rp 4 Triliun
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur
-
Polisi Tetapkan Tersangka Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Ini Sosoknya
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ardi Dwinanta Setiadharma Pimpin JAPNAS Jakarta, Usung Empat Pilar Buka Akses Pasar dan Permodalan
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital
-
Jakarta dan Bandung Siap Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
-
Polisi Tangkap Enam Perampok Spesialis Nasabah Bank di Jakarta dan Bekasi