SuaraJakarta.id - Malang nian nasib gadis RA. Di usianya yang masih 15 tahun, RA dijual untuk berhubungan intim ke lelaki hidung belang.
Penjualnya adalah ARA, pacarnya sendiri yang berusia 2 tahun lebih tua. Pacar jual gadis RA untuk membayar kost.
Selama ini mereka kumpul kebo atau tinggal bersama di kost itu layaknya pasangan suami istri.
Sang pacar jual RA di media sosial Facebook.
ARA dan RA mulanya saling berkenalan melalui media sosial Facebook.
Mereka akhirnya berpacaran dan memutuskan untuk tinggal satu kost.
Namun ARA kesulitan untuk membayar sewa tempat tinggalnya itu. Ia memutuskan untuk menjual kekasihnya tersebut.
Berdasarkan keterangan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pematangsiantar AKP Edi Sukamto, kedua remaja itu mengaku sudah berpacaran selama 3 bulan.
Melalui aplikasi MiChat, ARA nekat menjual kekasihnya yang masih di bawah umur.
Baca Juga: Fakta Warung Prostitusi di Kalimantan Timur, Bisa Gonta-ganti 5 Layanan PSK
Tak tanggung-tanggung, bahkan ARA telah menawarkan sang kekasih 9 kali kepada pria hidung belang.
Menurut keterangan AKP Edi Sukamto, ARA menjual kekasih dengan tarif Rp 300.000 untuk sekali kencan.
"Setelah kita mintai keterangan, pacar laki-lakinya ini ada 9 kali menawarkan lewat aplikasi MiChat dengan pembayaran sekitar Rp 300.000. Tapi masih kita dalami, itu menurut keterangan korban," ujar AKP Edi di Mapolres Pematangsiantar, Jalan Sudirman
Menurut keterangan korban, kata Edi, uang tersebut mereka gunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti makan dan bayar kost.
Sejauh ini pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut terkait kasus prostitusi online tersebut.
Pihak kepolisian juga masih memburu seorang terduga pelaku yang terlibat dalam kasus penjualan korban RA yang baru masuk SMA itu.
Namun lantaran ponsel yang digunakan ARA untuk menjual kekasihnya itu hilang, polisi sedikit kesulitan untuk mendapatkan bukti.
“Tapi masih belum pembuktian, karena sampai sekarang ponselnya itu enggak ada lagi. Makanya kita masih tahap pendalaman,” jelas Edi.
Berita Terkait
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Berkedok Karaoke, Tempat Hiburan di Daan Mogot Jadi Sarang Prostitusi Anak: 5 Orang Jadi Tersangka!
-
Dugaan Prostitusi Anak di Jakbar, Mucikari hingga Kasir Karaoke Jadi Tersangka
-
Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur
-
Viral Isu Prostitusi Anak di Blok M Libatkan WNA Jepang, Polda Metro Jaya Turun Tangan
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
Perluas Jejaring Internasional, Budi Luhur Teken Kerja Sama dengan ACWA Network
-
Skandal Pedofil Jepang Guncang Blok M: Polda Metro Buru Pelaku, Kedubes Jepang Keluarkan Peringatan
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok