SuaraJakarta.id - Hujan disertai angin kencang memporak-porandakan hunian sementara (huntara) korban longsor dan banjir bandang pada awal tahun 2020, di Kampung Cipandawa, Cileuksa, Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (23/9/2020).
Informasi awal yang didapat SuaraJakarta.id, sebanyak lima huntara berada di Kampung Rancanangka itu rusak diterpa angin kencang pada pukul 17.00 WIB tadi.
"Informasi sementara ada lima (huntara) yang rusak," ujar Kepala Desa Cileuksa, Ujang Ruhyadi saat dihubungi SuaraJakarta.
Jaro Ujang sapaan akrabnya itu menjelaskan, di Kampung Cipandawa itu terdapat huntara berjumlah 169 unit.
"Belum tahu ada atau tidak korban jiwa, kita saat ini menuju ke lokasi (huntara)," ucapnya.
Sementara Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Sukajaya, Ridwan, mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan mengenai huntara yang hancur.
"Kami atas perintah pak camat untuk langsung melakukan koordinasi dengan pemdes (pemerintah desa) setempat, evakuasi terhadap pengungsi dan pendataan kerusakan huntara," singkatnya.
Sebelumnya, sebanyak 1.753 unit hunian sementara (Huntara) dengan rincian 1.713 unit berada di Kecamatan Sukajaya dan 40 unit di Kecamatan Leuwisadeng telah selesai dibangun oleh Korem 061 Surya Kancana.
Bahkan, huntara yang baru selesai dikerjakan anggota TNI dari Korem 061 Surya Kencana itu langsung diresmikan Menteri Sosial RI, Juliari P. Batubara pada 6 Juli 2020.
Baca Juga: Motor Tertimpa Pohon, Ojol: Tolong Pak Bima, Motor untuk Cari Nafkah Rusak
Kontributor : Andi Ahmad Sulaendi
Berita Terkait
-
5 Fakta Dua Pemuda Bogor Dipatuk Ular Weling: Sempat Jadi Mainan hingga Satu Orang Tewas
-
Libur Panjang, Ribuan Kendaraan Serbu Kawasan Puncak
-
Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024
-
Pembangunan 357 Huntap Rampung, Penyintas Bencana Bersiap Tinggalkan Hunian Sementara
-
Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
Perluas Jejaring Internasional, Budi Luhur Teken Kerja Sama dengan ACWA Network
-
Skandal Pedofil Jepang Guncang Blok M: Polda Metro Buru Pelaku, Kedubes Jepang Keluarkan Peringatan
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok