Polisi berpakaian lengkap dengan membawa tameng dan senjata gas air mata melakukan penyisiran terhadap demonstran yang masih berkerumum di sekitar Tugu Tani, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2020) malam. [Suara.com/Welly Hidayat]
SuaraJakarta.id - Polisi masih melakukan sweeping mencari massa aksi yang masih berkerumunan di sekitar Tugu Tani, Jakarta Pusat, pada Kamis (8/10/2020) sekitar pukul 21.30 WIB malam.
Para polisi berpakaian lengkap dengan membawa tameng dan senjata gas air mata masih disiapkan untuk menyisir setiap tempat.
Pantauan Suara.com, polisi masih tampak memakai mobil dan motor trill.
Ada pula mobil dengan pengeras suara meminta agar tidak ada masyarakat yang berkerumun di jalan.
"Jangan ada kerumunan kami minta pulang. Tidak berkepentingan pulang," ujar polisi dengan pengeras suara.
Para demonstran diketahui sejak siang tadi, melakukan aksi penolakan atas disahkannya Omnibus Law UU Cipta Kerja.
Berita Terkait
-
Teori 'Menumpang Hidup' dan Alasan Mengapa Profesi Polisi Tetap 'Seksi'
-
Krisis Komunikasi Kasus Arya Daru: Ketika Bahasa Teknis Polisi Gagal Menjawab Keingintahuan Keluarga
-
Sebut Polisi Penjaga Supremasi Sipil, Direktur RPI: Ada Hubungan Erat dengan Masyarakat
-
Masyarakat Lebih Percaya Damkar daripada Polisi, Komisi III DPR: Ada yang Perlu Dibenahi!
-
Tanggapi Hasil Survei CISA, Sekjen JARI 98: Polri Garda Supremasi Sipil
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
Terkini
-
Manhattan Hotel Jakarta Promosikan Ragam Hidangan "Dosa" di Man Aur Tan
-
Manhattan Hotel Jakarta dan KARA Indonesia Gelar Live Cooking di SIAL Interfood 2025
-
Dari Workshop hingga Mini Cinema: Dukungan Penuh bagi Talenta Visual Tanah Air
-
Larang Perdagangan Daging Anjing dan Kucing, DMFI Apresiasi Langkah Progresif Gubernur DKI
-
Bersama Pimpinan DPRD, Mas Dhito Tandatangani Persetujuan Raperda APBD 2026