SuaraJakarta.id - Pemukiman warga di Jalan Damai RT. 004/RW. 002, Kelurahan Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan masih tergenang air, Senin (12/10/2020). Kawasan tersebut terdampak banjir dan longsor imbas hujan deras yang mengguyur kawasan Ibu Kota pada Sabtu (10/10/2020) kemarin.
Pantauan Suara.com di lokasi, air yang menggenang terlihat setinggi mata kaki hingga betis orang dewasa. Kekinian, petugas yang berada di lokasi masih berupaya menyedot air menggunakan tiga unit pompa.
Pompa air tersebut berada di sekitar anak Kali Setu yang berada di sekitar pemukiman penduduk. Aliran air banjir saat ini masih terpantau deras.
Selain itu, petugas gabungan Sudin SDA, PPSU, hingga personel TNI masih membersihkan sisa perabotan warga yang tergenang akibat banjir. Misalnya saja, kasur, karpet, hingga baju-baju milik warga.
Alat berat berupa eskavator hingga truk milik Dinas Kebersihan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga masih bersiaga di lokasi.
Dalam insiden ini, sebanyak 300 rumah tergenang air setinggi kurang lebih 1,5 meter. Sejumlah warga mengalami luka-luka hingga meninggal dunia.
Tercatat satu korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut atas nama Widiar Nohapa (42) warga Jalan Damai I Nomor 8, Kelurahan Ciganjur.
Sekretaris Kelurahan Ciganjur, Firdaus Aulawi mengatakan, hujan deras yang terjadi menyebabkan dinding pembatas Kali Setu Ciganjur tidak bisa menahan tekanan air.
Akibatnya dinding tersebut jebol. Air langsung membanjiri setidaknya 300 rumah di RT 4 dan RT 5 RW 02 Kelurahan Ciganjur.
Baca Juga: Warga Ungkap Detik-detik Longsor di Ciganjur Tewaskan Satu Orang
"Air terus meluap mengenai 300 rumah," kata Firdaus di lokasi, Sabtu (10/10) kemarin.
Berita Terkait
-
Warga Ungkap Detik-detik Longsor di Ciganjur Tewaskan Satu Orang
-
Tegang dan Panik, Cerita Evi Terjebak Bareng 5 Anak saat Banjir dan Longsor
-
Petugas Gabungan Masih Berjibaku Bersihkan Sisa Banjir dan Longsor Ciganjur
-
Pemprov DKI Siapkan Bantuan Perbaikan Rumah untuk Korban Longsor Ciganjur
-
271 Korban Banjir dan Longsor di Ciganjur Masih Mengungsi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi