SuaraJakarta.id - Total pasien Covid-19 di Kota Bekasi yang menjalani isolasi per hari ini, Rabu (21/10/2020), mencapai 718 orang.
Mereka menjalani isolasi di rumah sakit swasta, rumah sakit daerah dan termasuk di Stadion Patriot Candrabhaga serta The Green Hotel.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Bekasi, Rina Oktavia menyampaikan, total tempat tidur yang tersedia untuk isolasi pasien Covid-19 mencapai 1.110 bed.
Kini, hanya tersisa 392 tempat tidur yang belum terisi.
"Jumlah itu (718) merupakan data kami terima per hari ini," kata Rina saat dikonfirmasi Suara.com, Rabu (21/10/2020).
Rina merinci, pasien isolasi di 43 rumah sakit swasta seluruhnya sebanyak 535 dan di RSUD Kota Bekasi 122, RSUD Kelas D 22 pasien.
Sementara pasien yang jalani isolasi Covid-19 di Stadion Patriot Candrabhaga sebanyak 28 orang, serta The Green Hotel sebanyak 21 pasien.
Secara kumulatif, pasien yang telah dirawat di Stadion Patriot sebanyak 115 orang dan The Green Hotel sebanyak 36 orang.
Namun, total pasien sembuh di dua lokasi itu sudah menyentuh di angka 92.
Baca Juga: Pasien Covid-19 Wisma Atlet Ungkap Obat yang Diterima, Apa saja?
"Ada kemudian pasien yang kami rujuk ke rumah sakit dari Stadion sebanyak 8 orang, dan The Green Hotel 2 pasien," ungkapnya.
Rina menyampaikan, kasus Covid-19 di Kota Bekasi sampai dengan saat ini masih fluktuatif. Lonjakan dan penurunan kasus terus terjadi.
Karena demikian, guna memutus mata rantai penularan virus corona, diperlukannya kerja sama dengan masyarakat.
"Masyarakat di sini seharusnya bisa terus melakukan apa yang sudah menjadi imbauan pemerintah seperti 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak aman)," tegas dia.
Rina menyampaikan berdasarkan data pada Minggu (19/10/2020), kasus Covid-19 di Kota Bekasi tercatat ada 5.515 kasus. Dari jumlah kasus kumulatif, sebanyak 4.913 pasien telah sembuh.
Sementara, kasus aktif Covid-19 di Kota Bekasi kini tercatat 468 kasus.
Berita Terkait
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Segera Disidang
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
-
Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
7 Sepatu Lari Tanpa Tali yang Praktis untuk Lari Sore, Tinggal Pakai Langsung Jalan
-
Anniversary Merlynn Park Hotel: 16 Years of Transformation Hospitality Beyond Excellence
-
Viral Visual Balita di Kemasan: Salah Tafsir atau Kurang Memahami Konteks?
-
Jangan Asal Nyaman, Ini 7 Sepatu Lari yang Direkomendasikan untuk Cegah Cedera
-
Guru Besar Universitas Jayabaya Desak Revolusi Hukum Kepailitan Demi Ekonomi Nasional